Komisi X Berita » Komisi X Prihatin pada Rendahnya Indeks Integritas Ujian Nasional Sekolah Negeri
Komisi X Prihatin pada Rendahnya Indeks Integritas Ujian Nasional Sekolah Negeri
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Kamis, 11 Juni 2015 10:16:17

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Mohamad Sohibul Iman menyoroti hasil Ujian Nasional (UN) yang menurut laporan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan, secara umum menunjukkan rendahnya indeks integritas.

Komisi X Prihatin pada Rendahnya Indeks Integritas Ujian Nasional Sekolah Negeri
Jurnal Parlemen

Ini cukup memprihatinkan. Yang lebih memprihatinkan lagi indeks integritas sekolah swasta masih lebih baik dibandingkan dengan Sekolah Negeri

 

Senayan - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Mohamad Sohibul Iman menyoroti hasil Ujian Nasional (UN) yang menurut laporan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan Anis Baswedan, secara umum menunjukkan rendahnya indeks integritas.

 

"Ini cukup memprihatinkan. Yang lebih memprihatinkan lagi indeks integritas sekolah swasta masih lebih baik dibandingkan dengan Sekolah Negeri. Harus ada perbaikan dari sisi ini," ucapnya dalam rapat kerja (Raker) dengan Kememterian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan, Rabu (10/6), di Gedung Parlemen, Jakarta.

 

Mantan Wakil Ketua DPR itu mengungkapkan bahwa dirinya sependapat dengan Mendikbud untuk memberikan perhatian lebih pada integritas pelaksanaan UN.

 

"Nilai akademik UN yang tinggi akan tergerus dengan rendahnya nilai integritas. Pola pikir harus diubah bahwa integritas pelaksanaan UN harus jadi prioritas agar nilai akademik UN memiliki kredibilitas," kata politisi  PKS ini.

 

Lebih lanjut Sohibul Iman menyambut baik jika indeks integritas ini menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk para kepala daerah untuk menjadikannya sebagai indikator keberhasilan dalam memajukan pendidikan di daerahnya.

Baca "Komisi X" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...