Komisi I Berita » Komisi I Menduga Ada Konspirasi di Balik Pemberian Visa Atlet Israel
Komisi I Menduga Ada Konspirasi di Balik Pemberian Visa Atlet Israel
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Rabu, 12 Agustus 2015 10:37:21

Pemberian visa kepada atlet bulu tangkis Israel, Misha Zilberman menuai protes banyak pihak. Disinyalir, ada konspirasi dalam pemberian visa kepada atlet yang negaranya tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia tersebut.

Komisi I Menduga Ada Konspirasi di Balik Pemberian Visa Atlet Israel

Ini merupakan preseden buruk. Bagaimana bisa warga Israel dapat visa sementara kita tidak punya hubungan diplomatik. Pemerintah harus menjelaskan persoalan ini

 

Senayan - Pemberian visa kepada atlet bulu tangkis Israel, Misha Zilberman menuai protes banyak pihak. Disinyalir, ada konspirasi dalam pemberian visa kepada atlet yang negaranya tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia tersebut.

 

Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi urusan luar negeri, Ahmad Zainuddin mengatakan DPR harus meminta klarifikasi Pemerintah Indonesia yang mengeluarkan visa untuk atlet Israel.

 

"Ini merupakan preseden buruk. Bagaimana bisa warga Israel dapat visa sementara kita tidak punya hubungan diplomatik. Pemerintah harus menjelaskan persoalan ini," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/8).

 

Keluarnya visa tersebut, sambung legislator dari Fraksi PKS itu, sangat melukai hati rakyat Indonesia. Apalagi keluarnya visa tersebut disinyalir tanpa sepengetahuan Kementerian Luar Negeri RI.

 

Zainuddin juga menduga keluarnya visa tersebut karena tekanan politik Israel atau organisasi Yahudi internasional. Jika dugaan itu benar, maka menunjukkan lemahnya Pemerintah dalam menjaga prinsip mendukung kemerdekaan dan menolak penjajahan yang tersurat dalam Pembukaan UUD NRI 1945, serta semangat Konferensi Asia Afrika (KAA).

 

Padahal menurutnya, Presiden Soekarno juga pernah menolak kepesertaan Israel dalam Asian Games tahun 1962 yang digelar di Jakarta.

 

"Kabarnya, ada pejabat kita yang mensponsori. Kemenlu, Imigrasi atau Kemenkum HAM. Ini harus diusut. Pemerintahan melanggar semangat UUD dan KAA yang baru saja kita gelar," tegas anggota pengawas intelijen Komisi I DPR ini.

 

Atlet bulu tangkis asal Israel Misha Zilberman akhirnya mendapat visa untuk mengikuti kejuaraan bulu tangkis internasional di Jakarta. Pemberian visa tersebut cukup mengejutkan. Pasalnya dikeluarkan beberapa jam menjelang bertandingnya Zilberman pada hari Selasa (11/8) di Senayan.

 

Kongres Yahudi Internasional dikabarkan menyambut baik keputusan Indonesia yang akhirnya mengeluarkan izin untuk Zilberman masuk ke Indonesia. 

 

Imigrasi Indonesia memberikan ketentuan bahwa orang Israel yang ingin masuk ke Indonesia harus mendapatkan visa khusus di Bangkok atau Singapura setelah yang bersangkutan menerima surat pensponsoran dari pejabat Indonesia.

Baca "Komisi I" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...