Komisi III Berita » Setelah Dibawa ke Paripurna, Komisi III segera Telusuri Rekam Jejak Delapan Capim KPK
Setelah Dibawa ke Paripurna, Komisi III segera Telusuri Rekam Jejak Delapan Capim KPK
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Selasa, 29 September 2015 04:01:59

Komisi III DPR RI akan segera melacak rekam jejak delapan orang calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu merupakan langkah pendahuluan, sebelum uji kepatutan dan kelayakan digelar nantinya.

Setelah Dibawa ke Paripurna, Komisi III segera Telusuri Rekam Jejak Delapan Capim KPK
jurnal parlemen

 

Senayan - Komisi III DPR RI akan segera melacak rekam jejak delapan orang calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu merupakan langkah pendahuluan, sebelum uji kepatutan dan kelayakan digelar nantinya.

 

"Semua fraksi, temasuk Fraksi PAN sedang lakukan penelusuran terhadap delapan capim. Nama-nama itu kan belum pernah menduduki posisi strategis, makanya kita harus mencari sendiri," ujar Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).

 

Ketua Fraksi PAN ini menuturkan bahwa ada kemungkinan Pansel KPK diundang oleh Komisi III. Tujuannya adalah untuk memperkaya wawasan para anggota dewan tentang delapan capim yang lolos seleksi.

 

"Seperti yang sebelum-sebelumnya, Pansel bisa kita undang untuk memperkaya wawasan," imbuhnya.

 

Sampai saat ini, Komisi III masih menunggu surat resmi capim KPK dari Presiden yang sekarang ini masih dipegang Pimpinan DPR. Pasalnya, uji kelayakan dan kepatutan harus dilakukan sebelum masa jabatan Pimpinan KPK periode sekarang berakhir.

 

"Begitu sampai di Komisi III akan kita proses. Tidak ada batas waktu, yang pasti sebelum kepemimpinan yang sekarang selesai," tegas Mulfachri.

 

Daftar delapan nama calon pimpinan KPK itu sudah diterima pimpinan DPR dari Presiden Joko Widodo sejak Senin (14/9) lalu. Namun, surat itu belum bisa diproses karena harus melalui Rapat Paripurna lebih dahulu.

 

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan bahwa agenda Rapat Paripurna akan dijadwalkan setelah Ketua DPR Setya Novanto dan rombongan pulang dari Arab Saudi, 30 September 2015.

 

Berikut ini delapan capim KPK yang lolos seleksi:

 

Bidang Pencegahan: Staf ahli Kepala BIN Saut Situmorang dan pengacara publik Surya Tjandra.

 

Bidang Penindakan: Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jakarta Pusat Alexander Marwata dan Widyaiswara Madya Sespimti Polri Brigjen (Pol) Basaria Panjaitan.

 

Bidang Manajemen: Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan Agus Rahardjo dan Direktur pada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko.

 

Bidang Supervisi, Koordinasi, dan Monitoring: Pelaksana tugas pimpinan KPK, Johan Budi SP, dan akademisi Universitas Hasanuddin Laode Muhammad Syarif.

Baca "Komisi III" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...