Parlementaria Berita » Maju Sebagai Cagub Sulut, Olly Sesumbar Bisa Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Desa
Maju Sebagai Cagub Sulut, Olly Sesumbar Bisa Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Desa
Penulis : Farid Kusuma - Editor : Jurnal Parlemen Jum`at, 2 Oktober 2015 13:31:46

Pengalaman Olly Dondokambey di Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan anggaran pemerintahan, menjadi modal berharga bagi politisi PDI Perjuangan ini untuk mencoba peruntungannya sebagai kepala daerah.

Maju Sebagai Cagub Sulut, Olly Sesumbar Bisa Wujudkan Kedaulatan Ekonomi Desa
Jurnal Parlemen/Farid Kusuma

Saya sudah cukup lama di DPR RI. Sekarang saya siap meninggalkan, karena saya rasa kini sudah waktunya mengabdi di daerah

 

Senayan - Pengalaman Olly Dondokambey di Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan anggaran pemerintahan, menjadi modal berharga bagi politisi PDI Perjuangan ini untuk mencoba peruntungannya sebagai kepala daerah.

 

Benar saja. Meski telah terpilih sebagai anggota DPR RI tiga periode (2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019), Olly merasa sudah cukup layak maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) dalam perhelatan Pilkada, 9 Desember 2015.

 

"Saya sudah cukup lama di DPR RI. Sekarang saya siap meninggalkan, karena saya rasa kini sudah waktunya mengabdi di daerah," ujarnya dalam peluncuran buku berjudul ‘Membumikan Trisakti Melalui Nawacita’ di Ruang Wartawan Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/10).

 

Dalam buku setebal 214 halaman itu, Olly menekankan pentingnya politik anggaran, baik pusat maupun daerah yang harus berbasis Nawacita dan Trisakti sebagaimana menjadi komitmen pemerintahan Jokowi-JK. 

 

Karena itu, Olly menginginkan desa yang berdaulat secara politik. Hal itu perlu didorong oleh semua elemen dan pemangku kepentingan untuk mengarahkan pembangunan. "Lahirnya UU Desa diharapkan dapat menjawab kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat," katanya.

 

Kemudian, ia ingin mewujudkan desa yang berdaulat secara ekonomi. Kondisi itu hanya bisa diwujudkan jika kemiskinan masyarakat desa dientaskan. Untuk itu, Olly menyatakan perlu revolusi ekonomi desa, produktivitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan di pedesaan harus ditingkatkan dengan berbagai program desa itu sendiri. Dengan terus mengembangkan secara berkelanjutan dan konsisten.

 

Visi berikutnya adalah mewujudkan desa yang berdaulat secara budaya, dimana desa harus menjadi basis keutamaan-keutamaan. Nilai-nilai dan potensi budaya nasional yang lebih besar. 

 

"Langkah ini bukan saja untuk mempertahankan nilai-nilai budaya, tapi juga untuk mengembangkan nilai-nilai budaya yang luhur seperti gotong-royong, solidaritas terhadap sesama, terhadap lingkungan sekitar dan alam," pungkas Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu.

 

Pada perhelatan Pilkada mendatang, Olly yang berpasangan dengan Steven Kandouw mendapat nomor urut 1. Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan NasDem itu bakal berhadapan dengan pasangan Maya Rumantir-Glenny Kairupan yang diusung Partai Gerindra dan Demokrat, dengan nomor urut 2.

Baca "Parlementaria" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...