Dinamika Fraksi Berita » Patrice Rio Capella Resmi Mundur sebagai Anggota Fraksi Partai Nasdem
Patrice Rio Capella Resmi Mundur sebagai Anggota Fraksi Partai Nasdem
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Senin, 19 Oktober 2015 07:47:35

Patrice Rio Capella yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mundur sebagai Anggota Fraksi Partai Nasdem DPR RI Periode 2014-2019, yang ditandai dengan penyerahan surat pengunduran resmi dari DPP NasDem ke Pimpinan DPR.

Patrice Rio Capella Resmi Mundur sebagai Anggota Fraksi Partai Nasdem

Pengunduran diri kami terima, dan akan diproses sesuai UU yang berlaku. Tapi kami minta syarat PAW untuk segera dilengkapi

 

Senayan - Patrice Rio Capella yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mundur sebagai Anggota Fraksi Partai Nasdem DPR RI Periode 2014-2019, yang ditandai dengan penyerahan surat pengunduran resmi dari DPP NasDem ke Pimpinan DPR.

 

Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Nining Indra Saleh yang didampingi oleh Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI, Syarif Abdullah yang menyerahkan surat itu diterima Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, di Ruang Rapat Pimpinan DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/10).

 

"Rio Capella sudah mengundurkan diri dari posisi Sekjen NasDem, anggota partai, juga anggota DPR. Oleh sebab itu, hari ini kami menyerahkan surat pengunduran diri tersebut. Menindaklanjuti pasal 240 UU 17 MD3, pengunduran diri harus disampaikan formal untuk bisa diproses," ujar Plt Sekjen Nasdem.

 

Menanggapi surat tersebut, Agus Hermanto mengatakan akan memproses pengunduran diri Patrice Rio Capella. Namun, NasDem harus lebih dahulu melengkapi syarat-syarat pergantian antar waktu (PAW). 

 

"Pengunduran diri kami terima, dan akan diproses sesuai UU yang berlaku. Tapi kami minta syarat PAW untuk segera dilengkapi," katanya. 

 

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini menambahkan, dengan mengundurkan diri secara cepat, maka Patrice Rio Capella dapat fokus dengan kasus hukum yang dihadapinya. 

 

"Karena ada masalah hukum yang menjerat, pengunduran diri adalah langkah tepat supaya lebih fokus," imbuhnya. 

 

Patrice Rio Capella ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Kamis (15/10). Mantan Sekjen NasDem yang sebelumnya duduk di Komisi III DPR RI ini diduga menerima suap terkait penanganan perkara Bansos di Kejati Sumut dan Kejagung. 

Baca "Dinamika Fraksi" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...