Komisi VIII Berita » Antisipasi Insiden Mina, Komisi VIII Minta Petugas Haji dari TNI dan Polri Ditambah
Antisipasi Insiden Mina, Komisi VIII Minta Petugas Haji dari TNI dan Polri Ditambah
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Rabu, 4 November 2015 00:02:55

Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengusulkan agar pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2016 melibatkan lebih banyak petugas dari kalangan TNI dan Polri. Usulan itu bertujuan sebagai langkah pengamanan jemaah haji khususnya di Mina.

Antisipasi Insiden Mina, Komisi VIII Minta Petugas Haji dari TNI dan Polri Ditambah

Dengan membludaknya jamaah dari seluruh dunia, kita memerlukan petugas yang betul-betul terlatih dan memiliki kemampuan fisik yang lebih prima

 

Senayan - Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengusulkan agar pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2016 melibatkan lebih banyak petugas dari kalangan TNI dan Polri. Usulan itu bertujuan sebagai langkah pengamanan jemaah haji khususnya di Mina.

 

"Dengan membludaknya jamaah dari seluruh dunia, kita memerlukan petugas yang betul-betul terlatih dan memiliki kemampuan fisik yang lebih prima," katanya melalui pesan singkat yang diterima redaksi, Rabu (4/11).

 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga merekomendasikan agar seleksi petugas haji pada 2016 bisa lebih baik dan diperketat untuk mendapatkan personel yang berkualitas dalam melayani jamaah.

 

Saleh menilai secara umum pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2015 jauh lebih baik daripada pelaksanaan tahun sebelumnya. Namun, DPR memiliki beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah.

 

"Catatan itu antara lain terkait dengan pengurusan visa, transportasi lokal di Arab Saudi, rasio petugas yang tidak memadai dan sistem rekrutmen petugas yang belum sesuai standar dan kebutuhan," tuturnya.

 

Selain itu, kurangnya petugas kesehatan dan fasilitas kesehatan yang belum memadai serta perlindungan jamaah yang belum maksimal juga menjadi catatan DPR untuk diperbaiki pada pelaksanaan haji berikutnya. 

 

Saleh mengatakan permasalahan penyelenggaraan ibadah haji berikutnya akan semakin banyak dan kompleks karena jumlah jamaah akan bertambah. Apalagi, Pemerintah Arab Saudi menjanjikan akan menambah kuota haji Indonesia sebanyak 20 ribu. 

 

"Tahun depan, kuota haji Indonesia akan bertambah semakin banyak karena ada tambahan sekitar 60 ribu orang lebih dari kuota haji tahun ini. Tentu tantangan untuk memfasilitasi jamaah sebanyak itu akan semakin besar," katanya.

 

Usulan menambah petugas haji dari kalangan TNI dan Polri sebelumnya juga sudah dikemukakan oleh Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Fahri Hamzah, setelah insiden jemaah haji yang tewas terinjak-injak jemaah lain akibat berdesakan di Mina.

Baca "Komisi VIII" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...