Parlementaria Berita » Ketua DPR Berharap Pamdal Gedung Parlemen Bisa Berfungsi sebagai Pengayom Masyarakat
Ketua DPR Berharap Pamdal Gedung Parlemen Bisa Berfungsi sebagai Pengayom Masyarakat
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Senin, 9 November 2015 00:02:44

Pimpinan DPR RI menggelar apel Pasukan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung DPR RI sekaligus pelantikan pasukan baru. Apel itu dipimpin Ketua DPR RI Setya Novanto, dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian.

Ketua DPR Berharap Pamdal Gedung Parlemen Bisa Berfungsi sebagai Pengayom Masyarakat

Kita harapkan baik pengamanan DPR, DPD dan MPR berjalan sebaik-baiknya, dan Pamdal bisa mengayomi masyarakat yang datang ke sini

 

Senayan - Pimpinan DPR RI menggelar apel Pasukan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung DPR RI sekaligus pelantikan pasukan baru. Apel itu dipimpin Ketua DPR RI Setya Novanto, dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian.

 

"Ini pertama kali sejak DPR berdiri, kita mulai apel bersama diikuti seluruh Pamdal dan 150 Pamdal baru. Personel Ini akan selalu diperbarui. DPR butuh Pamdal yang berdedikasi disiplin tinggi," ujarnya di halaman Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/11).

 

Novanto berharap Pamdal sebagai alat pengaman di Gedung Parlemen bisa juga menjalankan fungsi pengayoman serta pelayanan, terutama kepada masyarakat yang datang ke Gedung Parlemen.

 

"Kita harapkan baik pengamanan DPR, DPD dan MPR berjalan sebaik-baiknya, dan Pamdal bisa mengayomi masyarakat yang datang ke sini," harapnya.

 

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menyatakan bahwa Parlemen adalah salah satu objek vital yang perlu mendapat pengamanan khusus. Dalam fungsi pengamanan itu Polda juga menerjunkan personelnya.

 

"Sistem pengamanan sudah baik. Selama ini Pengamanan di DPR sudah banyak perbaikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dulu saya pernah tangani kasus bom di tahun 2003," kata Tito.

 

"Ke depan, militansi Pamdal perlu ditingkatkan. Polri yang bertugas di sini siap berikan pelayanan kepada masyarakat," imbuh mantan Kapolda Papua itu.

 

Apel diikuti ratusan personel Pamdal dengan menghadirkan semua unit, mulai dari unit hewan hingga pasukan berkuda dan motor. Turut hadir puluhan personel TNI dan Polisi.

Baca "Parlementaria" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...