Peristiwa Berita » Rosan Perkasa Roeslani Deklarasikan Diri sebagai Calon Ketua Umum Kadin
Rosan Perkasa Roeslani Deklarasikan Diri sebagai Calon Ketua Umum Kadin
Penulis : Farid Kusuma - Editor : Jurnal Parlemen Minggu, 22 November 2015 00:41:41

Calon Ketum Kadim Rosan Perkasa Roeslani menyatakan siap bertarung untuk memperebutkan kursi Kadin 1 dengan berbekal program yang akan diusung lima tahun mendatang jika terpilih.

Rosan Perkasa Roeslani Deklarasikan Diri sebagai Calon Ketua Umum Kadin

"Indonesia membutuhkan fondasi ekonomi baru, yaitu industri

 

Jakarta - Kepemimpinan Suryo Bambang Sulisto sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2010-2015 sebentar lagi akan berakhir. 

 

Guna melanjutkan roda kepengurusan lima tahun ke depan, dua pengusaha mengemuka sebagai calon pimpinan Kadin, yakni Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Perbankan dan Finansial Rosan Perkasa Roeslani, dan Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.

 

Dewan Pengurus Kadin Indonesia akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) VII KADIN pada 22-24 November 2015 di Trans Hotel, Bandung, Jawa Barat, dengan agenda penting pemilihan ketua umum periode 2015-2020. 

 

Nantinya, dua kandidat pengganti Suryo Bambang Sulisto akan bersaing untuk memperebutkan 132 suara dari 34 Provinsi di Indonesia, di mana setiap daerah berhak memberikan tiga suara, kemudian ditambah suara dari asosiasi dan himpunan yang mewakili 30 suara.

 

Calon Ketum Kadim Rosan Perkasa Roeslani menyatakan siap bertarung untuk memperebutkan kursi Kadin 1 dengan berbekal program yang akan diusung lima tahun mendatang jika terpilih. Salah satunya ingin menjadikan Kadin sebagai motor penggerak industrialisasi nasional menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada awal tahun depan.

 

"Indonesia membutuhkan fondasi ekonomi baru, yaitu industri. Selama ini, pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh produk komoditas, khususnya ekspor produk tambang yang harganya bergantung pada pasar dunia. Nantinya, kita butuh fondasi baru yang tidak tergantung pada faktor eksternal," ujar Rosan dalam acara deklarasi calon Ketua Umum Kadin periode 2015-2020, Sabtu (21/11/2015), di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

 

Rosan yakin industrialisasi efektif mendorong roda perekonomian apalagi negara kepulauan yang dikaruniai sumber daya melimpah dan besarnya sumber daya manusia yang tersedia akan mempercepat transformasi Indonesia menjadi negara maju.

 

Industrialisasi juga diharapkan bisa menjadi harapan positif pelaku usaha di tengah ketatnya persaingan pasar di tingkat domestik maupun internasional. Selain dapat meningkatkan arus investasi juga membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya.

 

"Industrialisasi adalah kenyataan bagi Indonesia. Kita harus mewujudkan tekad itu untuk menjadi negara maju," imbuhnya. 

 

Kadin sebagai organisasi pengusaha, menurut Rosan harus bisa mendorong pertumbuhan sektor industri, karena dengan begitu akan muncul proses penciptaan nilai tambah dalam setiap kegiatan ekonomi di dalamnya seperti produksi, distribusi perdagangan dan investasi. 

 

"Kadin harus menjadi perwakilan dunia usaha yang efektif, strategis, relevan dan inklusif. Saya yakin suara Kadin sebagai organisasi yang menyuarakan kepentingan dunia usaha nasional akan didengar dan dihormati pemerintah," pungkasnya.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...