Interupsi Berita » F-PKS: Muliakan Guru dengan Memberi Solusi Berbagai Permasalahan
F-PKS: Muliakan Guru dengan Memberi Solusi Berbagai Permasalahan
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Rabu, 25 November 2015 08:14:21

 Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengajak masyarakat Indonesia memuliakan guru dengan mencari jalan keluar setiap permasalahan yang dihadapi. Demikian disampaikan Jazuli dalam peringatan Hari Guru Nasional setiap tanggal 25 November.   

F-PKS: Muliakan Guru dengan Memberi Solusi Berbagai Permasalahan

Guru adalah profesi yang mulia. Mereka adalah kunci peradaban. Di tangan guru, pintu masa depan sebuah bangsa dibuka atau ditutup

 

Senayan - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengajak masyarakat Indonesia memuliakan guru dengan mencari jalan keluar setiap permasalahan yang dihadapi. Demikian disampaikan Jazuli dalam peringatan Hari Guru Nasional setiap tanggal 25 November.    

 

"Guru adalah profesi yang mulia. Mereka adalah kunci peradaban. Di tangan guru, pintu masa depan sebuah bangsa dibuka atau ditutup. Sebuah asa yang tak muluk bagi sebuah bangsa besar seperti Indonesia, mengingat pendidikan yang maju merupakan indikator kemajuan sebuah bangsa," ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11).  

 

Legislator yang juga berprofesi sebagai guru agama ini pun berpesan agar setiap guru terus belajar untuk menghasilkan karya yang menginspirasi bagi peserta didik. 

 

"Guru akan dimuliakan jika menunjukkan karyanya, dan harus memiliki kemauan untuk memajukan dirinya", tambah anggita dewan dari Daerah Pemilihan Banten III ini.  

 

Menurut Jazuli, langkah pemerintah melakukan Uji Kompetensi Guru (UKG) dalam rangka pemetaan penguasaan kompetensi sudah tepat. Namun demikian, masih banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan, seperti mekanisme kesetaraan antara Guru PNS dan Non-PNS, tidak meratanya distribusi guru, minimnya kesejahteraan guru, politisisasi guru, hingga status Guru Honorer yang bertahun-tahun tak diselesaikan. 

 

Jazuli berharap keberpihakan pemerintah terhadap guru harus terus dievaluasi dan ditingkatkan agar guru dapat lebih fokus dalam mendidik generasi penerus bangsa. 

 

"Di sisi lain, guru juga harus selalu meningkatkan kompetensi dirinya melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan," tandasnya.

Baca "Interupsi" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...