MPR Berita » Guna Meningkatkan Keberhasilan, MPR Perluas Kerja Sama Sosialisasi Empat Pilar
Guna Meningkatkan Keberhasilan, MPR Perluas Kerja Sama Sosialisasi Empat Pilar
Penulis : Farid Kusuma - Editor : Jurnal Parlemen Kamis, 3 Desember 2015 07:25:14

Guna meningkatkan keberhasilan sosialisasi seperti yang sudah dicapai selama ini, MPR akan memperluas kerja sama dengan pihak-pihak lain di luar yang sudah terjalin selama ini. Selain Polri, TNI  dan PGRI, MPR juga akan meningkatkan kerja sama dengan Pramuka mahasiswa dan organisasi lainnya.

Guna Meningkatkan Keberhasilan, MPR Perluas Kerja Sama Sosialisasi Empat Pilar

 

Denpasar - Gerakan reformasi yang bergulir pada 1998 memberikan dampak yang sangat besar bagi Indonesia. Salah satu dampak negatif pascareformasi adalah tercerabutnya Pancasila dari bumi Indonesia.  

 

Sejak itu Pancasila ditinggalkan masyarakat karena dianggap sudah digunakan pemerintahan orde baru untuk melanggengkan kekusaan. Bahkan, mata pelajaran Pancasila yang sebelumnya terdapat dalam kurikulum nasional pun turut dihilangkan. 

 

"Tercerabutnya Pancasila dari kehidupan masyarakat mulai terasa akibatnya. Berbagai elemen masyarakat mulai berjalan sendiri-sendiri, dan membawa kepentingannya masing-masing. Sementara kepentingan bangsa dan negara ditinggalkan begitu saja," kata Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ahmad Basarah usai mengukti rapat evaluasi akhir tahun pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar tahun 2015, di Denpasar, Bali, Rabu (2/12).

 

Menyadari ada yang tidak beres, lanjut Basarah, MPR berinisiatif melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. 

 

Tugas tersebut diambil MPR karena saat ini Indonesia tidak memiliki lembaga yang berwenang melakukan sosialisasi tentang nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan.  

 

"Zaman Orde Lama dikenal adanya Lembaga Pengembangan Jiwa Revolusi, sementara zaman Orde Baru ada BP7. Tapi setelah reformasi lembaga seperti itu tidak ditemukan," terang politisi PDI Perjuangan ini.

 

Guna meningkatkan keberhasilan sosialisasi seperti yang sudah dicapai selama ini, MPR akan memperluas kerja sama dengan pihak-pihak lain di luar yang sudah terjalin selama ini. Selain Polri, TNI  dan PGRI, MPR juga akan meningkatkan kerja sama dengan Pramuka mahasiswa dan organisasi lainnya. 

 

"Sebetulnya sosialisasi ini adalah tanggung jawab pemerintah sebagai eksekutif. Makanya MPR terus mendesak Presiden segera membentuk lembaga negara yang bertugas melakukan sosialisasi," tegas Basarah.

 

Hasil dari rapat tersebut, selanjutnya akan digunakan untuk menyusun rencana pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar tahun 2016.

Baca "MPR" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...