Komisi X Berita » Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Wisman, DPR Alokasikan Anggaran Lebih dari Rp 3 Triliun
Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Wisman, DPR Alokasikan Anggaran Lebih dari Rp 3 Triliun
Penulis : Farid Kusuma - Editor : Jurnal Parlemen Jum`at, 11 Desember 2015 11:14:39

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Indonesia hingga 20 juta orang pada 2019. Menanggapi program pemerintah tersebut, anggota Komisi X DPR RI Teguh Juwarno menyatakan sangat mendukung.

Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Wisman, DPR Alokasikan Anggaran Lebih dari Rp 3 Triliun
Jurnal Parlemen

Bagi saya, target 20 juta wisman di 2019 adalah target yang rasional, mengingat saat ini saja Malaysia sudah mampu mendatangkan 25 juta wisman

 

Senayan - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Indonesia hingga 20 juta orang pada 2019. 

 

Salah satu program yang diterapkan untuk merangsang kunjungan wisman sejumlah negara adalah pembebasan visa masuk ke Indonesia. Program lainnya adalah memudahkan izin masuk kapal pesiar dan yacht ke Indonesia. 

 

"Pemerintah juga menetapkan 10 destinasi utama wisata di Indonesia dan sebagian besar terkait dengan wisata maritim atau bahari yakni Danau Toba, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Labuan Bajo dan sebagaianya," tegas Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, di Jakarta.

 

Menanggapi program pemerintah tersebut, anggota Komisi X DPR RI Teguh Juwarno menyatakan sangat mendukung.

 

"Bagi saya, target 20 juta wisman di 2019 adalah target yang rasional, mengingat saat ini saja Malaysia sudah mampu mendatangkan 25 juta wisman. Sebenarnya sangat ironis, mengingat pilihan destinasi dan objek wisata alam yang kita miliki jauh lebih banyak dari Malaysia," ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (10/12).

 

DPR, sambung politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, jelas mendukung langkah pemerintah terutama Menko Maritim Rizal Ramli dan Kementerian Pariwisata yang gencar melakukan promosi wisata ke luar negeri. Salah satu bentuk dukungannya, DPR dan pemerintah sudah sepakat mengalokasikan anggaran untuk pariwisata lebih dari Rp 3 triliun.

 

"Dua tahun lalu, anggaran pariwisata tak sampai Rp 1 triliun. Sekarang naik drastis melebihi Rp 3 triliun. Artinya DPR sangat berkomitmen mendukung pemerintahan ini memajukan sektor pariwisata," tegasnya.

 

Soal promosi wisata di luar negeri, Teguh Juwarno menganjurkan ke pemerintah untuk fokus ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Cina, Jepang dan Australia.

 

Malaysia, setiap tahunnya dikunjungi 25 juta wisatawan. Padahal jika dibandingkan dengan Indonesia, potensi wisata Malaysia sangat sedikit. 

 

"Tapi kenapa jutaan wisman suka ke negara itu? Inilah tantangan bagaimana pemerintah bisa menarik wisatawan agar lebih banyak lagi ke Indonesia," timpalnya.

 

Lebih lanjut, Teguh meminta pemerintah segera memperbaiki infrastruktur pariwisata, menciptakan rasa aman dan kenyamanan sehingga pelancong betah tinggal lama di Indonesia.

 

"Jadi, kita harus mendukung langkah pemerintah sehingga pariwisata kita kembali hidup karena pariwisata memberikan efek positif yang signifikan bagi perekonomian bangsa," pungkasnya.

Baca "Komisi X" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...