Interupsi Berita » Tantowi: Meski Ada Konflik Internal, Golkar Tetap Berjaya dalam Pilkada
Tantowi: Meski Ada Konflik Internal, Golkar Tetap Berjaya dalam Pilkada
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Jum`at, 11 Desember 2015 11:41:09

Partai Golkar sukses memenangkan Pilkada di 135 daerah atau 52 persen dari 246 daerah yang diikuti kadernya. Karena ada persoalan internal, Golkar hanya ikut di 246 dari 269 Pilkada serentak pertama ini. Namun, perolehan itu melebihi target yang hanya 45 persen.

Tantowi: Meski Ada Konflik Internal, Golkar Tetap Berjaya dalam Pilkada

 

Senayan - Partai Golkar sukses memenangkan Pilkada di 135 daerah atau 52 persen dari 246 daerah yang diikuti kadernya. Karena ada persoalan internal, Golkar hanya ikut di 246 dari 269 Pilkada serentak pertama ini. Namun, perolehan itu melebihi target yang hanya 45 persen. 

 

"Golkar sapu bersih di Banten, unggul telak di beberapa daerah seperti Sumsel dan tetap berjaya di beberapa daerah basis seperti Jabar, Sulteng, Sultra, DIY, Lampung, Kalbar, Maluku, Kaltim, Jambi, Jatim, Riau, Sumbar dan Papua.  Memperoleh hasil seimbang di NTB, Babel, Sumut dan Kepri. Namun, banyak kehilangan kursi di Jateng, Bengkulu, Sulut dan Sulbar, dan hasil yang tidak mengembirakan di Bali dan Kaltara," ujar Juru bicara Partai Golkar Tantowi Yahya dalam pesan singkat yang diterima redaksi, Jumat (11/12).

 

Kata Tantowi, Golkar bersyukur atas keberhasilan ini karena didapat pada saat kondisi partai sedang tidak kondusif. Berbagai isu negatif yang menghantam Partai Beringin menjelang Pilkada ini sempat membuat pengurus dan kader Golkar khawatir. Akan tetapi, perasaan itu terkikis ketika kampanye akbar calon-calon kepala daerah yang diusung Golkar dibanjiri puluhan ribu masyarakat. 

 

"Mereka tekun mendengar orasi-orasi politik baik dari calon maupun dari pimpinan parpol-parpol pengusung dan pendukung di bawah terik matahari. Itu memberikan keyakinan ke kami bahwa Golkar masih dicintai rakyat, dan alhamdulillah keyakinan kami itu terbukti," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR ini. 

 

Ditambahkan Tantowi, Pilkada tahun ini akan menjadi catatan sejumlah kekurangan khususnya di daerah-daerah dimana Golkar tidak berjaya dalam rangka menghadapi Pilkada serentak kedua, tahun 2017. 

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang tetap percaya pada Partai Golkar melalui pilihan kepada calon-calon baik yang diusung maupun didukung oleh Partai Golkar di Pilkada kemarin," tandasnya.

Baca "Interupsi" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...