Dinamika Fraksi Berita » Ade Komarudin Ditunjuk Golkar Gantikan Setya Novanto Pimpin DPR
Ade Komarudin Ditunjuk Golkar Gantikan Setya Novanto Pimpin DPR
Penulis : Farid Kusuma - Editor : Jurnal Parlemen Jum`at, 18 Desember 2015 12:03:09

Beberapa saat setelah Setya Novanto resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI, DPP Partai Golkar segera menggelar rapat untuk menentukan pengganti. Hasilnya, Ade Komarudin ditunjuk sebagai pimpinan DPR RI di sisa masa jabatan 2014-2019.

Ade Komarudin Ditunjuk Golkar Gantikan Setya Novanto Pimpin DPR

Pimpinan DPR sudah menerima surat pengunduran diri Saudara Setya Novanto sebagai Ketua DPR, untuk kemudian digantikan oleh Saudara Ade Komarudin dari Fraksi Partai Golkar

 

Senayan - Beberapa saat setelah Setya Novanto resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPR RI, DPP Partai Golkar segera menggelar rapat untuk menentukan pengganti. Hasilnya, Ade Komarudin ditunjuk sebagai pimpinan DPR RI di sisa masa jabatan 2014-2019.

 

"Tadi malam kita sudah rapat di depan Pak Aburizal Bakrie. Rapat pada akhirnya menunjuk Ade komarudin sebagai Ketua DPR, dan saya sebagai Ketua Fraksi di DPR. Seluruh peserta rapat termasuk Pak Aburizal pun menyetujui hal itu," ujar Novanto di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/12).

 

Keputusan Partai Beringin hasil Munas Bali itu pun diumumkan di dalam Rapat Paripurna hari ini oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang memimpin rapat.

 

"Pimpinan DPR sudah menerima surat pengunduran diri Saudara Setya Novanto sebagai Ketua DPR, untuk kemudian digantikan oleh Saudara Ade Komarudin dari Fraksi Partai Golkar," ucapnya.

 

Meski begitu, Rapat Paripurna yang antara lain punya agenda penetapan calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 yang sudah diseleksi Komisi III, serta penutupan masa sidang II tahun persidangan 2015-2016, tidak menetapkan Ade Komarudin sebagai Ketua DPR baru.

 

Dalam pidato di depan Rapat Paripurna, Novanto menyatakan pilihannya meletakkan jabatan Ketua DPR adalah bentuk penghormatan kepada seluruh rakyat indonesia. 

 

"Langkah ini merupakan bentuk penghormatan saya kepada seluruh rakyat Indonesia. Saya juga mohon maaf atas segala khilaf. Mudah-mudahan kejadian ini hanya menimpa diri saya, tidak pada anggota yang lain. Semua yang saya lakukan sebagai Ketua DPR selama setahun pasti saya pertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Indonesia, dan Allah SWT," katanya dengan mata berkaca-kaca.

 

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, selama menjabat Ketua DPR, ia bersama seluruh anggota dewan periode 2014-2019 sudah membangun fondasi yang kuat untuk menuju parlemen modern, dan bisa lebih dekat dengan rakyat.

 

Sebagai pesan kepada Ade Komarudin yang bakal menggantikannya, Novanto berharap rekan separtainya itu dapat mempererat kerja sama dengan lembaga negara lain.

Baca "Dinamika Fraksi" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...