Komisi II Berita » Rapat Konsultasi DPR-Presiden Akan Bahas RUU ASN
Rapat Konsultasi DPR-Presiden Akan Bahas RUU ASN
Penulis : - Editor : Jum`at, 8 Februari 2013 14:01:57
Rapat Konsultasi DPR-Presiden Akan Bahas RUU ASN
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Wakil Ketua Komisi II Abdul Hakam Naja.

Senayan - Rapat konsultasi antara DPR dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 15 Februari 2013 akan membahas sejumlah hal, di antaranya nasib RUU Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja, dalam rapat terakhir dengan eselon I sejumlah kementerian terkait seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pekan ini, Komisi II berharap agar persoalan RUU ASN ini dibahas dalam rapat kabinet sebelum tanggal 15 Februari 2013.

"Sehingga ketika nanti Presiden rapat konsultasi dengan DPR, harapannya tidak lagi menampung atau mendiskusikan. Jadi, saat konsultasi pemerintah bisa mengatakan ini sikap pemerintah. Kalau ini dilakukan, praktis tinggal masalah redaksi saja. Bulan Maret bisa diketok palu," kata Hakam kepada JurnalParlemen, Jumat (8/2).

Hakam mengatakan, RUU ASN sudah diperpanjang lima kali masa sidang. "Jangan sampai melampaui RUUK DIY. RUUK DIY kan lima kali masa sidang juga," ujar Hakam.

Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, dalam rapat terakhir, eselon I kementerian terkait melaporkan tentang koordinasi terakhir di bawah wakil presiden. Misalnya, terkait dengan masalah pensiun. "Ada titik upaya kompromi untuk 58. Meskipun Menteri Keuangan masih memberikan catatan karena ini kan berimplikasi ke anggaran," kata Hakam.

Kemudian, tentang masalah pembinaan kepegawaian. "Mayoritas menyepakati pembina kepegawaian adalah sekda."

Soal Korpri, lanjut Hakam, DPR  mengusulkan tidak masuk dalam kedinasan. Namun, pemerintah belum memiliki kesepakatan tentang Korpri. "Sebagian dari pemerintah meminta agar Korpri dimasukkan sebagai institusi nonkedinasan. Selama ini kan masuk ke kedinasan. Implikasinya kan ke anggaran," pungkasnya.

Baca "Komisi II" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Sabtu, 30 Agustus 2014 13:01:03
Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

  Jakarta - Isu kenaikan harga Bah...
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Diprotes IDI, Ribka Tjiptaning Minta Buka-bukaan Soal Profesi Dokter

Senayan - Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menantang Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin untuk buka-bukaan soal profesi dokter di Indo...
Iklan Footer