Peristiwa Berita » Paripurna Sahkan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
Paripurna Sahkan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
Penulis : - Editor : Selasa, 12 Februari 2013 11:14:04

UU ini dihadirkan untuk memperkuat dukungan Indonesia dalam upaya  pemberantasan terorisme.

Paripurna Sahkan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Ketua Pansus RUU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (PPTPPT) Adang Daradjatun setelah menyampaikan laporan pembahasan RUU PPTPPT kepada Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (12/2).

Senayan - Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (12/2), mengesahkan RUU tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (PPTPPT) menjadi UU. Sebelumnya, Senin (11/2), seluruh fraksi telah memberi persetujuan dalam pengambilan keputusan tingkat pertama.

Ketua Pansus RUU PPTPPT Adang Daradjatun dalam paparannya pada Rapat Paripurna DPR ini menjelaskan, UU ini dihadirkan untuk memperkuat dukungan Indonesia dalam upaya  pemberantasan terorisme.
 
Indonesia selama ini meratifikasi Konvensi Internasional Pemberantasan Pendanaan Terorisme. Dan, RUU ini merupakan tindak lanjut dari UU No 6 Tahun 2006 tentang Pengesahan International Convention For The Suppression Of The Financing Of Terrorism, 1999.

"UU ini sebagai komitmen memerangi tindak pidana terorisme dengan metode penelusuran terhadap jalur dana. Ketentuan yang berkaitan dengan pendanaan terorisme yang ada  saat ini belum mengatur secara memadai dan komprehensif," ujar Adang.

Lebih lanjut Adang mengatakan, instrumen hak asasi manusia dan politik perlu dikedepankan. Sehingga dapat melindungi setiap warga negara Indonesia secara efektif tanpa mendapat intervensi dari dunia internasional. UU ini sendiri terdiri dari XI bab dan 49 pasal.

Setelah mendengar laporan Ketua Pansus RUU PPTPPT Adang Daradjatun dan meminta persetujuan 339 anggota yang hadir dalam rapat paripurna, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengetuk palu sebagai tanda disetujui dan disahkannya RUU ini.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer