Komisi II Berita » Pindah Dapil, Yandri Susanto Tetap Optimistis
Pindah Dapil, Yandri Susanto Tetap Optimistis
Penulis : - Editor : Rabu, 20 Februari 2013 09:38:07
Pindah Dapil, Yandri Susanto Tetap Optimistis
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Yandri Susanto saat dilantik dan diambil sumpah/janji sebagai anggota DPR hasil PAW pada Jumat, 19 Oktober 2012.

Masak anak muda nggak optimis. Di Lampung saja kita masuk, masak di daerah rumah sendiri nggak masuk.

Senayan - Sejumlah anggota DPR akan mencalonkan diri lagi sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan (dapil) yang sama dengan pemilu sebelumnya. Tapi, ada juga yang memilih pindah dapil, misalnya Yandri Susanto.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) ini akan nyaleg dari Dapil Banten II. Pada pemilu sebelumnya, Yandri bertarung dari Dapil Lampung I. Apa alasan Yandri pindah dapil?

"Ya cari suasana baru saja. Kebetulan kan rumah di Serang juga," kata Yandri kepada JurnalParlemen, seusai menghadiri rapat Komisi II dengan Gubernur Papua Barat, Selasa (19/2).

Menurut Yandri, jaringan PAN di Banten II juga bagus. Belum lagi teman-temannya sesama aktivis juga terbilang banyak. "Jadi, jaringan lumayan bagus dan mantap," ujarnya.

Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) ini pun yakin bakal melenggang lagi ke Senayan meski pindah dapil. "Optimis. Masak anak muda nggak optimis. Di Lampung saja kita masuk, masak di daerah rumah sendiri nggak masuk," tegasnya.

Yandri mengatakan, dengan bertarung di lingkungannya sendiri, dia ingin lebih berbuat untuk masyarakat. Keluarga, teman, pondok pesantren, dan usahanya, lanjut Yandri, juga ada di Serang. "Jadi, kalau misalnya saya di sana, lebih termanfaatkan dan interaksi bagus karena tiap hari ada di dapil," pungkasnya.

Seperti diketahui, Yandri dilantik dan diambil sumpah/janji sebagai anggota DPR hasil PAW pada Jumat, 19 Oktober 2012. Dia menggantikan Fauzan Syai'e.

Pada Pemilu 2009, ada enam kursi Senayan yang diperebutkan dari Dapil Banten II yang meliputi Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Serang. Dan, PAN meraih satu kursi yang kini diduduki Rusli Ridwan.

Baca "Komisi II" Lainnya
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Pengamanan Pelantikan Jokowi-JK di Kompleks Parlemen

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer