Peristiwa Berita » Chairun Nisa Hijrah ke Komisi II
Chairun Nisa Hijrah ke Komisi II
Penulis : - Editor : Jurnal Parlemen Senin, 25 Februari 2013 14:41:05
Chairun Nisa Hijrah ke Komisi II
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Senayan - Anggota Fraksi Partai Golkar Chairun Nisa pindah ke Komisi II DPR RI terhitung hari ini, Senin (25/2). Nisa sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi VIII, yang membidangi masalah agama, kesejahteraan sosial dan perlindungan anak.

Nisa juga duduk sebagai Ketua Panja RUU KKG (Kesetaraan dan Keadilan Gender). "Saya pindah atas permintaan sendiri. Biar santai aja di Komisi II," katanya kepada JurnalParlemen, Senin (25/2).

Tapi, menurut Nisa, kepindahannya ini juga bukan tanpa alasan. Sebab dia juga menguasai masalah yang ada di Komisi II. Nisa yang lulusan IAIN ini meraih gelar doktor dalam bidang pendidikan dan manajemen. "Saya juga kan menguasai manajemen," ungkapnya.

Adapun beban kerja Komisi II saat ini, selain harus merampungkan RUU tentang Pilpres dan Pilkada, juga menangani otonomi daerah dan pertanahan.

Chairun Nisa pernah diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan suap penganggaran proyek Al Quran dan laboratorium madrasah di Kementerian Agama. Dia dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Djabar dan putranya, Dendy Prasetya.

Sementara posisi Wakil Ketua Komisi VIII dipegang oleh Sayed Fuad Zakaria. Sebelumnya, Nurul Arifin dari Komisi II juga sudah pindah terlebih dulu ke Komisi I yang membidangi masalah pertahanan dan luar negeri.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
Sabtu, 30 Agustus 2014 13:01:03
Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

  Jakarta - Isu kenaikan harga Bah...
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Diprotes IDI, Ribka Tjiptaning Minta Buka-bukaan Soal Profesi Dokter

Senayan - Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menantang Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin untuk buka-bukaan soal profesi dokter di Indo...
Iklan Footer