Baleg Berita » Muhajir Tersinggung Muhammadiyah Disebut Terima Dana Bloomberg
Muhajir Tersinggung Muhammadiyah Disebut Terima Dana Bloomberg
Penulis : - Editor : Rabu, 6 Maret 2013 08:20:08
Muhajir Tersinggung Muhammadiyah Disebut Terima Dana Bloomberg
JurnalParlemen/Yayat R Cipasang

A. Muhajir, anggota Baleg DPR dari Fraksi PAN

Di sini adalah forum untuk memberi masukan terkait regulasi yang menguntungkan semua pihak, baik perokok, petani, pengusaha dan juga mereka yang tidak merokok

 

 

Senayan - Anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi PAN, Ahmad Muhajir, naik pitam. Ia tersinggung saat rapat dengar pendapat umum dengan AMTI (Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia) soal RUU Pertembakauan di Ruang Baleg, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (5/3). 

 

Gara-garanya, seorang anggota AMTI menyeletuk bahwa Muhammadiyah, ormas tempat Muhajir jadi pengurus, menerima dana dari Bloomberg untuk kampanye antirokok. Bloomberg adalah lembaga donor yang menyediakan dana 220 juta dollar AS untuk mengurangi penggunaan tembakau secara global.

 

"Di sini bukan forumnya untuk membicarakan Muhammadiyah menerima dana itu. Di sini adalah forum untuk memberi masukan terkait regulasi yang menguntungkan semua pihak, baik perokok, petani, pengusaha dan juga mereka yang tidak merokok," kata Muhajir.

 

"Kami di Baleg ini tidak hanya mewakili rakyat dari petani atau penikmat rokok. Artinya tidak ada penghakiman di sini. Kita ini membicarakan sektor kesehatan, pemanfaatan tembakau, aturan bagi pengguna rokok atau tembakau, melindungi masyarakat bukan perokok dan bagaimana petani tembakau kita selamat," tambahnya.

 

Politisi PAN yang juga pengurus DPP Muhammadiyah ini mengingatkan kepada para aktivis rokok untuk tidak saling tuding dan saling menyalahkan. "Kini saatnya bagi aktivis rokok untuk memberikan masukan untuk RUU ini. Apalagi mengancam akan memboikot untuk tidak menggunakan hak pilih dalam Pemilu. Itu tidak produktif," kata anggota Komisi VI ini.

 

"Saya tidak ada urusan dengan hak pilih Sudara. Silakan apakah hak pilih saudara mau digunakan atau tidak. Itu suara saudara. Tapi sampaikanlah pendapat ini dengan baik, tidak menghakimi," kata pria yang pernah tercatat sebagai salah satu dari 25 konsultan hukum terkemuka.

 

"Terus terang, saya kecewa, Pimpinan," ujarnya sembari melempar pandang kepada pimpinan rapat, Sunardi Ayub, Wakil Ketua Baleg dari Fraksi Hanura. 

 

Baca "Baleg" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer