Peristiwa Berita » Kasus Ketenagakerjaan di BUMN Didesak Segera Ditangani
Kasus Ketenagakerjaan di BUMN Didesak Segera Ditangani
Penulis : - Editor : Senin, 11 Maret 2013 12:25:27

Senayan - Serikat Pekerja BUMN mendesak ketenagakerjaan di perusahaan milik negara ini segera ditangani. Ini disebabkan marak dan sistematisnya pelanggaran yang terjadi di sana, mulai dari upah yang tidak layak, tenaga alih daya, hingga pemberangusan serikat pekerja.

Para serikat pekerja BUMN ini menyampaikan keprihatinan mereka di ruang wartawan Kompleks Parlemen, Senin (11/3).

Mereka membeberkan beberapa pelanggaran yang terjadi di BUMN. Di antaranya, pelanggaran berupa alih daya dan kontrak kerja berulang di PT Telkom Tbk, alih daya dan pengabaian hak atas kesejahteraan di PT Pertamina (Persero).

 

Selanjutnya, alih daya di pekerjaan inti dan tindakan anti serikat pekerja yang dilakukan PT PLN (Persero), tindakan anti serikat pekerja dan PHK sepihak terhadap pengurus serikat pekerja dari PT Merpati Airlines. Kemudian, tindakan anti serikat pekerja, PHK sepihak, serta penghentian upah ketua serikat pekerja PT ASDP, dan melakukan tindakan anti serikat pekerja, PHK sepihak oleh PT Askes (Persero).

Menurut Ketua Umum KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia) Nining Elitos, para pekerja akan turun ke jalan pada 14 Maret untuk menuntut Menteri BUMN Dahlan Iskan bertanggungjawab.

Sementara Saeful Tavip yang mengadvokasi para pekerja farmasi mengatakan ketidakhadiran Dahlan Iskan dalam rapat kerja bersama Komisi IX beberapa waktu silam, harus dihadirkan paksa. "Perusahaan BUMN itu bukan sekadar mencari untung," katanya.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
1234
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
Sabtu, 30 Agustus 2014 13:01:03
Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

  Jakarta - Isu kenaikan harga Bah...
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Akibat Kelelahan Mengikuti Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

CursorTerpopuler

Diprotes IDI, Ribka Tjiptaning Minta Buka-bukaan Soal Profesi Dokter

Senayan - Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menantang Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin untuk buka-bukaan soal profesi dokter di Indo...
Iklan Footer