Kelengkapan Berita » Pansus RUU Ormas Masih Gagal Sepakati Pasal Krusial
Pansus RUU Ormas Masih Gagal Sepakati Pasal Krusial
Penulis : - Editor : Selasa, 12 Maret 2013 16:45:03
Pansus RUU Ormas Masih Gagal Sepakati Pasal Krusial
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Anggota Pansus RUU Ormas Indra

Posisi akhir masih tetap. Kami (F-PKS) tetap menolak penghentian sementara kegiatan ormas yang menjadi kewenangan subjektif pemerintah.

Senayan - Pansus RUU Ormas gagal menyepakati sejumlah pasal krusial dalam rapat konsinyering di Wisma Kopo, Puncak akhir pekan lalu. Pasalnya, Fraksi PKS tetap bersikap menolak penghentian sementara kegiatan ormas.

"Posisi akhir masih tetap. Kami (F-PKS) tetap menolak penghentian sementara kegiatan ormas yang menjadi kewenangan subjektif pemerintah," ujar anggota Pansus RUU Ormas Indra kepada JurnalParlemen, Selasa (12/2).

Kata Indra, penghentian kegiatan Ormas itu sama saja menghilangkan esensi keberadaan ormas. Karena esensi keberadaan ormas adalah berkegiatan. Jadi cuma berubah istilahnya saja.

Karenanya, FPKS tetap menolak klausul sanksi penghentian kegiatan yang hanya menjadi kewenangan sepihak pemerintah tersebut. F-PKS tetap ingin agar penghentian sementara kegiatan ormas itu menjadi kewenangan pengadilan. "Sikap yang kami ambil ini merupakan sikap yang didasari argumen yang kuat," tandas anggota Komisi III ini.

FPKS memandang kewenangan subjektif pemerintah dalam menghentikan kegiatan ormas berpotensi represif. Jadi sanksi penghentian kegiatan dan pembubaran tidak boleh menjadi kewenangan sepihak pemerintah. Namun harus melalui mekanisme putusan pengadilan.

"Hal ini sejalan dengan asas hukum praduga tidak bersalah dan dalam rangka menghindari kesewenang-wenangan rezim," tegasnya.

Lebih lanjut Indra mengatakan, rapat konsinyering hanya menyepakati draf yang sudah disepakati di Panja. Selanjutnya akan disempurnakan oleh Tim Sin (tim sinkronisasi) dan Tim Mus (tim perumus). Setelah itu hasil panja akan disampaikan ke Rapat Pansus untuk pengambilan sikap akhir.

Baca "Kelengkapan" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer