Komisi V Berita » Sistem NSW Airportnet Diharap Bisa Berfungsi Efektif
Sistem NSW Airportnet Diharap Bisa Berfungsi Efektif
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Charles Siahaan Jum`at, 15 Maret 2013 12:14:34
Sistem NSW Airportnet Diharap Bisa Berfungsi Efektif
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Anggota Komisi V Saleh Husin

Senayan - Anggota Komisi V Saleh Husin berharap sistem pelayanan National Single Window (NSW) Airportnet yang dilakukan di Bandara Soekarno Hatta dapat berfungsi efektif. NSW Airportnet ini merupakan sistem pelayanan secara elektronik yang terintegrasi khususnya dalam melayani arus barang ekspor impor dari dan ke bandara udara.

"Kami berharap sistem National Single Window Airportnet itu benar-benar efektif dalam pelaksanaan layanan pengiriman barang. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sebagai upaya pelayanan pihak pengelola bandara Soetta," ujar Saleh Husin, di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (15/3).

Menurut Saleh, meskipun sistem ini sangat baik, namun itu belum cukup tanpa didukung pihak pelaksananya. "Jika pelaksananya yang dalam hal ini pegawai Angkasa Pura atau pihak Bandara Soetta itu sendiri tidak memperbaiki diri juga, maka sistem sebaik apa pun tidak akan bisa berjalan maksimal," tuturnya.

"Karena itu, perbaikan mental kerja dari pelaksana di lapangan juga tidak kalah penting. Karena lambatnya pelayanan di Bandara Soetta itu, juga terkait erat dengan mental pelaksananya di lapangan. Sehingga itu perlu disadari dan diperbaiki juga," tegasnya.

Kata Saleh, berdasarkan penjelasan Kemenhub, sistem NSW Airportnet ini akan melibatkan beberapa unit kerja terkait, di luar Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Termasuk Komunitas Bandar Udara serta stakeholder warehousing seperti PT Unex, PT Gapura Kargo, PT Garuda Kargo, dan PT JAS Kargo.

Di mana, fungsi utama sistem ini di antaranya menyediakan akses terpadu terhadap informasi status kargo bagi komunitas bandar udara, memudahkan kantor otoritas bandar udara, agen, shipper (pengirim), dan consignee (penerima barang) dalam memantau cargo release. Selain itu, juga sebagai media komunikasi dengan sesama komunitas bandar udara, dalam menangani pengelolaan basis data pengguna, serta akses berdasarkan karakteristik pengguna. Termasuk penghapusan atau pengubahan account user.

Baca "Komisi V" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...