Kelengkapan Berita » Ini Bunyi Aturan Keuangan Ormas dalam RUU Ormas
Ini Bunyi Aturan Keuangan Ormas dalam RUU Ormas
Penulis : - Editor : Charles Siahaan Kamis, 21 Maret 2013 15:03:25

Senayan - Keuangan Ormas menjadi salah satu poin yang diatur dalam Rancangan Undang-Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang sedang dibahas Panitia Khusus (Pansus) RUU Ormas.

Dalam draf RUU Ormas yang menjadi bahan Tim Perumus (Timus) RUU per 15 Maret 2013 disebutkan, aturan tentang keuangan ada dalam Pasal 38 dan 39. Dalam Pasal 38 ayat (1) disebutkan, Keuangan Ormas dapat bersumber dari:
a. Iuran anggota;
b. Bantuan/sumbangan masyarakat;
c. Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Anggaran Pendapatan Belanja Daerah;
d. Bantuan/sumbangan dari oranh asing atau lembaga asing;
e. Hasil usaha Ormas; dan/atau
f.  Kegiatan lain yang sah menurut hukum.

Selanjutnya, ayat (2) menyebutkan, Keuangan Ormas sebagaimana dimaksud ayat (1) harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

Di ayat (3) disebutkan, Dalam hal melaksanakan pengelolaan keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Ormas menggunakan rekening pada bank nasional.

Dalam Pasal 39 ayat (1) disebutkan, Dalam hal Ormas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (1) huruf a dan huruf b menghimpun dan mengelola dana dari anggota dan masyarakat, Ormas wajib membuat laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan standar akuntansi secara umum atau sesuai dengan AD dan/atau ART.

Di ayat (2) disebutkan sumber keuangan Ormas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (1) huruf d, huruf e, huruf f dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

RUU Ormas sudah dibahas selama enam masa sidang. RUU yang mengundang polemik ini akan disahkan dalam Masa Persidangan III Tahun 2012-2013 yang akan berakhir pertengahan April 2013.

Baca "Kelengkapan" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...