Warning: ob_start() [ref.outcontrol]: output handler 'ob_gzhandler' cannot be used after 'URL-Rewriter' in /home/bc/jn/index.php on line 31
Bahas RUU Advokat, Rapat Baleg dengan Organisasi Advokat Ricuh | Jurnal Parlemen

Kelengkapan Berita » Bahas RUU Advokat, Rapat Baleg dengan Organisasi Advokat Ricuh
Bahas RUU Advokat, Rapat Baleg dengan Organisasi Advokat Ricuh
Penulis : - Editor : Senin, 25 Maret 2013 14:15:58

Baru saja dibuka oleh Ketua Panja RUU Advokat yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Dimyati Natakusuma (FPPP), rapat dengan sejumlah anggota advokat berlangsung ricuh.

Bahas RUU Advokat, Rapat Baleg dengan Organisasi Advokat Ricuh
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Rapat pembahasan RUU Advokat Baleg dengan organisasi advokat Senin (25/3) berlangsung ricuh.

Senayan - Baru saja dibuka oleh Ketua Panja RUU Advokat yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Dimyati Natakusuma (FPPP), rapat dengan sejumlah anggota advokat berlangsung ricuh. Penyebabnya, kehadiran advokat Todung Mulya Lubis, yang dianggap bukan lagi advokat.

Todung diminta meninggalkan ruangan. "Saya diundang oleh Baleg ada suratnya," kata Todung.

Dalam rapat dengan agenda masukan RUU Advokat, Baleg mengundang  sejumlah organisasi advokat. Antara lain Ikadin (Ikatan Advokat Indonesia), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI), HKHPM (Himpunan, Konsultan Hukum Pasar Modal), dan sejumlah organisasi advokat lain.

Kehadiran mereka memenuhi ruangan hingga banyak anggota Baleg yang tidak kebagian tempat duduk. Kehadiran para advokat di ruang baleg berlangsung tidak tertib. Mereka berbicara semaunya, bahkan tidak mengindahkan tata tertib. Padahal seharusnya yang berhak mengatur adalah pimpinan sidang. "Kok saudara datang ke sini malah debat kusir?" kata Dimyati kepada para advokat yang hadir saat itu.

Bahkan perwakilan advokat yang hadir di Balkon juga ikut-ikutan berteriak meminta agar rapat ditutup.

Berkali-kali Dimyati menyatakan agar para advokat berhenti bicara. "Mau mendengarkan tidak?" kata Dimyati seperti berbicara kepada anak TK.

Baca "Kelengkapan" Lainnya
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
Selasa, 10 Maret 2015 09:10:26
Pimpinan DPR Bicara soal Wacana Pembiayaan Parpol oleh APBN

Pimpinan DPR Bicara soal Wacana Pembiayaan Parpol oleh APBN

  Senayan - Menteri Dalam Negeri T...
Rabu, 7 Januari 2015 07:57:42
Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

  Senayan - Salah satu janji kampa...
Selasa, 11 November 2014 16:21:51
Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

  Senayan - Upaya rujuk antara Koa...
1234
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
Senin, 11 Mei 2015 14:43:41
Pemerintah Jangan Cuma Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Semu lewat Investor Asing

Pemerintah Jangan Cuma Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Semu lewat Investor Asing

  Manado - Ekonom dari Universitas...
Sabtu, 25 April 2015 09:38:44
Ini Catatan Penting Jika Indonesia Ingin Mempererat Kerja Sama dengan Tiongkok

Ini Catatan Penting Jika Indonesia Ingin Mempererat Kerja Sama dengan Tiongkok

  Jakarta - Selama berlangsungnya ...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI
Senin, 12 Januari 2015
Rapat Paripurna DPR Pembukaan Masa Sidang II


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Pimpinan BPK Sambangi DPR Bahas Kerja Sama

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer