Peristiwa Berita » Kata Sunaryo, Membentuk Provinsi Cirebon Lebih Realistis
Kata Sunaryo, Membentuk Provinsi Cirebon Lebih Realistis
Penulis : - Editor : Kamis, 4 April 2013 16:28:40

PEMBENTUKAN Provinsi Perbatasan sangat sulit. Menyatukan daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah bakal memunculkan banyak masalah.

Kata Sunaryo, Membentuk Provinsi Cirebon Lebih Realistis
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Sunaryo Adhiwardoyo

Senayan - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Sunaryo Adhiwardoyo lebih memilih pembentukan Provinsi Cirebon daripada menyorongkan wacana Provinsi Perbatasan. Ide pembentukan dua provinsi di Jawa Barat ini terus mengemuka belakangan ini.

"Potensi Jawa Barat ini sangat besar. Luas wilayah, sumberdaya alam, sumberdaya manusianya dan potensi lainnya melimpah. Pembentukan provinsi pemekaran tujuannya agar pembangunan lebih efektif dan kesejahteraan rakyat meningkat," kata Sunaryo kepada JurnalParlemen di Jakarta, Kamis (4/4).

Sunaryo adalah angggota DPR yang menggantikan Enggartiasto Lukita dari Dapil Jawa Barat VIII (Kabupaten dan Kota Cirebon, serta Kabupaten Indramayu). Enggartiasto keluar dari DPR dan memilih hengkang ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Bila Jawa Barat ini berada di Eropa, kata Sunaryo, bisa jadi beberapa negara. "Dibagi ke dalam beberapa provinsi saya kira tidak  masalah," ujarnya.

"Wacana itu saya kira harus disikapi dengan bijaksana dan kajian yang mendalam. Tanpa harus dicurigai. Niat baiknya yang harus dilihat."

Dari dua wacana provinsi baru, menurut Sunaryo, yang realistis adalah pembentukan Provinsi Cirebon. Selain pembentukan provinsi ini sudah melalui kajian juga secara sejarah dan budaya juga sangat memungkinkan untuk dibentuk Provinsi Cirebon.

"Pembentukan Provinsi Perbatasan sangat sulit. Menyatukan daerah di Jawa Barat (Ciamis, Cirebon, Kuningan, Kota Banjar) dan di Jawa Tengah (Brebes dan Cilacap) sangat sulit. Ide yang sulit. Lintas budaya. Masalahnya lebih banyak," katanya.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Foto Bersama Presiden Baru

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer