Komisi I Berita » Pesan SBY, KTT APEC di Bali Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
Pesan SBY, KTT APEC di Bali Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
Penulis : - Editor : Senin, 8 April 2013 13:39:48

SEMUA kegiatan internasional yang dilakukan Indonesia harus diketahui oleh publik sehingga ada dukungan luas dari publik. APEC bukan menara gading, tetapi harus juga dimengerti rakyat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan SBY, KTT APEC di Bali Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri Octavian Thamrin (kiri) saat RDP dengan Komisi I DPR RI, Senin (8/4).

Senayan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan agar pelaksanaan KTT APEC di Bali pada Oktober 2013 harus membumi dan memberi maanfaat nyata bagi masyarakat, terutama dari sektor ekonomi.

"Pesan Pak Presiden dalam pelaksanaan KTT APEC nanti harus membumi, dekat dengan masyarakat dan memberi manfaat masyarakat dalam negeri. Karenanya pelaksanaan APEC harus didukung oleh semua pihak. Dengan demikian hal itu dapat menggerakkan berbagai sektor sehingga pada gilirannya memberi manfaat nyata secara ekonomi bagi masyarakat," ujar Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri Octavian Thamrin saat RDP dengan Komisi I DPR RI, Senin (8/4).

Yuri mengatakan, semua kegiatan internasional yang dilakukan Indonesia, harus diketahui oleh publik sehingga ada dukungan luas dari publik. "APEC bukan menara gading, tetapi harus juga dimengerti rakyat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat."

Lebih lanjut Yuri mengatakan, salah satu tema yang diusung dalam KTT APEC 2013 ini adalah masalah promoting connectivity. Kata Yuri, konektivitas ekonomi yang dibangun nantinya harus memberi dampak positif bagi peningkatan ekonomi dalam negeri untuk meningkatkan modal, barang, dan services, yang akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional sehingga menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Dan, dalam tataran di APEC akan menciptakan regional integrated economic. Sehingga konektivitas ini ada aspek regionalnya, sehingga hal itu akan memberi manfaat bagi masyarakat yang tinggal di perbatasan."

Yuri mengatakan, alasan tema KTT APEC itu adalah connectivity karena saat ini ada ekses kapital yang masuk di Asia Pasifik.

"Mereka membutuhkan tempat untuk investasi, bagaimana akses kapital ini, memberi dampak pada proyek-proyek MP3EI. Makanya kita akan dorong adalah promoting connectivity dengan elemen aktivitas fisik, konektivitas institusional, orang per orang, dan pemerintah dengan pemerintah."

Baca "Komisi I" Lainnya
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Foto Bersama Presiden Baru

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer