Komisi IX Berita » Bahas Masalah Outsourcing BUMN, Komisi VI dan IX Wacanakan Rapat Gabungan Usai Reses
Bahas Masalah Outsourcing BUMN, Komisi VI dan IX Wacanakan Rapat Gabungan Usai Reses
Penulis : - Editor : Charles Siahaan Kamis, 18 April 2013 10:28:45

MASALAH ketenagakerjaan di lingkungan BUMN harus segera diselesaikan, mengingat mereka harus menjadi contoh bagi perusahaan lainnya. Untuk itu, Komisi VI dan IX tengah mewacanakan rapat gabungan usai reses nanti.

Bahas Masalah Outsourcing BUMN, Komisi VI dan IX Wacanakan Rapat Gabungan Usai Reses
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Irgan Chairul Mahfiz (tengah)

Jakarta - Komisi VI dan IX mewacanakan rapat gabungan untuk membahas masalah buruh di perusahaan BUMN usai masa reses hingga 12 Mei 2013 mendatang. Rapat ini penting untuk mensinkronkan data dan juga cara berpikir di dua komisi.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz kepada JurnalParlemen, Kamis (18/4).

"Intinya, untuk mensinkronkan sejumlah kebijakan di Komisi VI dan IX," kata Irgan.

Komisi IX juga ingin mengetahui sikap Komisi VI terkait permasalahan buruh di perusahan BUMN ini.

Hasil rapat kerja Komisi IX dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan beberapa waktu lalu, menurut Irgan, cukup bagus. "Artinya, ada upaya dari Kementerian BUMN untuk menyelesaikan perburuhan, khususnya soal outsourcing," kata politisi senior PPP ini.

Ide Dahlan Iskan yang akan membentuk anak usaha BUMN yang khusus menampung para pekerja outsourcing di lingkungan BUMN, menurut Irgan merupakan sinyal positif. "Bagaimana pun BUMN ini harus menjadi contoh dalam masalah ketenagakerjaan dan cara menyelesaikan permasalahan buruh," cetus Irgan.

Dia juga menegaskan pembentukan Panja Outsourcing BUMN bisa mendorong percepatan penyelesaian perburuhan di lingkungan BUMN ini.

Saat ini setidaknya ada enam perusahaan BUMN yang sedang mengalamai masalah outsourcing ini. Mereka adalah Pertamina, Dirgantara Indonesia, PLN, Telkom, ASDP, serta Damri.

Baca "Komisi IX" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...