Komisi III Berita » Basarah Tunggu Hasil Kerja Pansel LPSK
Basarah Tunggu Hasil Kerja Pansel LPSK
Penulis : - Editor : Sabtu, 20 April 2013 07:05:21

MENURUT politisi PDIP ini, fraksinya saat ini sedang fokus pada pencalegan, jadi belum mempertimbangkan pemilihan anggota LPSK, termasuk belum punya catatan pada lembaga ini di masa yang akan datang.

Basarah Tunggu Hasil Kerja Pansel LPSK
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Achmad Basarah.

Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Achmad Basarah bersikap menunggu hasil kerja Panitia Seleksi calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Periode 2013-2018. Fit and proper test calon anggota LPSK rencananya digelar Komisi III DPR pada masa sidang depan.

"Kita akan menunggu saja dari panitia seleksi," kata Achmad Basarah kepada JurnalParlemen, Jumat (19/4).

Menurut politisi PDIP ini, fraksinya saat ini sedang fokus pada pencalegan, jadi belum mempertimbangkan pemilihan anggota LPSK, termasuk belum punya catatan pada lembaga ini di masa yang akan datang.

Pendaftaran calon anggota LPSK dimulai pada 25 Maret 2013 sampai dengan 8 April 2013. Namun, diperpanjang sampai dengan 22 April 2013 pukul 17.00 WIB.

Persyaratan calon Anggota LPSK antara lain Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang ancaman pidananya paling singkat 5 (lima) tahun, berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada saat proses pemilihan, berpendidikan paling rendah S1 (strata satu), berpengalaman di bidang hukum dan hak asasi manusia paling singkat 10 (sepuluh) tahun, dan memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela. Para calon juga wajib membuat makalah yang dibuat sendiri dengan judul "Peran, Kendala dan Tantangan LPSK".

Baca "Komisi III" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Sabtu, 30 Agustus 2014 13:01:03
Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

  Jakarta - Isu kenaikan harga Bah...
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Diprotes IDI, Ribka Tjiptaning Minta Buka-bukaan Soal Profesi Dokter

Senayan - Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menantang Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin untuk buka-bukaan soal profesi dokter di Indo...
Iklan Footer