Peristiwa Berita » SBY: Pengumuman Kenaikan Harga BBM Setelah Persiapan Teknis Tuntas
SBY: Pengumuman Kenaikan Harga BBM Setelah Persiapan Teknis Tuntas
Penulis : - Editor : Jum`at, 26 April 2013 17:02:57

MESKIPUN nanti harga BBM naik, namun pemerintah berjanji BBM tetap disubsidi. Subsidi ini masih berada dalam batas yang wajar dan ini akan membantu rakyat yang tidak mampu.

 SBY: Pengumuman Kenaikan Harga BBM Setelah Persiapan Teknis Tuntas
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) dan Wakil Presiden Boediono (kanan)

Bandar Seri Begawan - Meskipun harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik, pemerintah masih tetap memproteksi rakyat miskin. Penghematan subsidi BBM diambil dengan tujuan jelas, bagus untuk fiskal, ekonomi lebih sehat, namun juga tidak meledakkan angka kemiskinan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal tersebut menjawab pertanyaan wartawan, dalam keterangan pers di Empire Hotel and Country Club, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat (26/4) pagi, sebelum kembali ke Indonesia seperti dikutip JurnalParlemen dari situs kepresidenan.

"Meskipun menaikkan harga BBM, pemerintah masih tetap memproteksi rakyat miskin. Dan tentu penghematan dari itu semua akan digunakan untuk tujuan-tujuan baik, membangun infrastruktur maupun menanggulangi kemiskinan," kata Presiden SBY. Pemerintah, lanjut SBY, belum menentukan jumlah pasti kenaikan harga BBM.

Meskipun nanti harga naik, namun BBM tetap disubsidi. Subsidi ini masih berada dalam batas yang wajar dan ini akan membantu rakyat yang tidak mampu. "Inilah salah satu bukti yang saya sampaikan pada kampanyenya tahun 2004 dan 2009 lalu," ujar SBY.

Pemerintah menyadari untuk mencari solusi permasalahan subsidi BBM ini tidak mudah. Opsinya adalah semua disamaratakan, harga BBM untuk semua kategori naik. Atau hanya BBM untuk kelompok kaya yang naik, dan untuk kelompok miskin tetap diberi subsidi. "Idenya adalah seusai semangat kita, yaitu membantu masyarakat miskin," Presiden SBY menegaskan.

Untuk opsi pembedaan harga BBM, hanya untuk kelompok kaya yang naik, memang akan terjadi beberapa kendala dan masalah teknis. Oleh karena itu, Presiden meminta pengumuman terkait pelaksanaan kebijakan ini dilakukan setelah persiapan teknis dan uji coba yang tengah dilakukan selesai.

"Kaum miskin harus diberikan perlindungan. Itu adalah harga mati dan keputusan akan segera diambil," SBY menandaskan.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer