Pro-Kontra Berita » Peran Parpol dan Perbaikan Kinerja DPR
Peran Parpol dan Perbaikan Kinerja DPR
Penulis : Jurnal Parlemen - Editor : Jurnal Parlemen Rabu, 28 November 2012 18:38:12
Peran Parpol dan Perbaikan Kinerja DPR

Viva Yoga Mauladi. Foto/Andri Nurdriansyah/JPcom

Memasuki usia 67 tahun, DPR terus berbenah dan memperbaiki kinerjanya. Sebenarnya, kunci memperbaiki kinerja DPR adalah bagaimana memperbaiki fungsi dan eksistensi partai politik. Tanpa parpol yang berkualitas, DPR juga tidak akan berkualitas.

Parpol sebagai salah satu bagian dari lembaga demokrasi haruslah berwatak demokratis dan modern, sesuai dengan tuntutan zaman. Juga haruslah dibangun atas dasar ideologi politik yang jelas, mempunyai platform dan garis-garis perjuangan partai, memiliki organisasi yang baik (well-organized), memiliki basis konstituen yang jelas. Itu semua adalah syarat dari parpol yang berkualitas dan modern.

Selain peran parpol, saat ini ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Pertama, memaksimalkan tiga fungsi DPR (legislasi, budgeting, dan pengawasan) dengan cara meningkatkan kinerja dan  kapasitas lembaga dan anggota melalui serangkaian reformasi kebijakan administrasi dan birokrasi di internal DPR.

Kedua, mengefektifkan proses pengambilan kebijakan agar dapat secepatnya menjadi ketetapan atau panduan dalam menata dan membangun bangsa ke depan.

Terakhir, DPR harus di-support oleh kelompok civil society. Tanpa civil society, DPR tidak akan maksimal bekerja. Makanya bila DPR dikritik, dievaluasi oleh kekuatan-kekuatan non negara ini, itu adalah vitamin yang menjadi energi positif bagi DPR agar dapat semakin meningkatkan kinerja.

Baca "Pro-Kontra" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...