Warning: ob_start() [ref.outcontrol]: output handler 'ob_gzhandler' cannot be used after 'URL-Rewriter' in /home/bc/jn/index.php on line 31
Masalah Ketenagakerjaan Marak, Apa Penyebabnya? | Jurnal Parlemen

Peristiwa Berita » Masalah Ketenagakerjaan Marak, Apa Penyebabnya?
Masalah Ketenagakerjaan Marak, Apa Penyebabnya?
Penulis : - Editor : Jum`at, 10 Mei 2013 16:32:29

KEJADIAN memilukan yang kerap menimpa pekerja Indonesia, di antaranya akibat hukum ketenagakerjaan yang tak memihak kaum pekerja. Pemerintah pun tidak berupaya untuk mencari solusinya hingga ke akar permasalahan.

 Masalah Ketenagakerjaan Marak, Apa Penyebabnya?
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Pakar Demografi dan Ekonom Universitas Indonesia Sonny Harry Harmadi (kiri), Wakil Ketua DPD RI La Ode Ida (tengah), dan Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah (kanan) dalam acara diskusi bertajuk "Perbudakan dan Ketenagakerjaan di Indonesia", di Pressroom DPD, Jumat (10/5).

Senayan - Masalah ketenagakerjaan boleh jadi merupakan pemandangan umum di Indonesia. Kasus teranyar yang mendapat sorotan adalah masalah perbudakan di lokasi pembuatan panci di Tangerang.

Mengetahui ada kejadian seperti itu, Wakil Ketua DPD RI La Ode Ida merasa geram. Ia meminta agar berbagai pihak bekerjasama menuntaskan kasus ini hingga ke akar permasalahannya.

"Kejadian ini sungguh sangat mengenaskan. Dari hasil pengamatan kami, ada indikasi perbudakan ini di-back up oleh oknum aparat kepolisan, sehingga bisa berlangsung sekian lama," seru La Ode, dalam diskusi bertajuk "Perbudakan dan Ketenagakerjaan di Indonesia", di Pressroom DPD, Jumat (10/5).

Kemudian, ada indikasi kasus-kasus seperti itu begitu mudah ditutupi dengan membayar segelintir oknum aparat polisi.

Senator dari Sulawesi Tenggara itu juga menekankan, agar Kepala Daerah setempat ikut bertanggungjawab. Karena, kasus ini terjadi salah satunya akibat kurangnya pengawasan di wilayah yang merupakan sentra industri.

"Saya juga menyayangkan sikap Menakertrans Muhaimin Iskandar yang seperti menganggap kasus ini biasa-biasa saja. Padahal jelas ini adalah kejahatan kemanusiaan," tandasnya.

Pakar Demografi dan Ekonom Universitas Indonesia Sonny Harry Harmadi mendukung pernyataan La Ode Ida. Dengan tegas ia menginginkan adanya perombakan struktur birokrat di wilayah Tangerang.

Menurutnya, revolusi pejabat juga sepertinya diperlukan, agar kasus ketenagakerjaan tidak berlangsung terus-menerus. Pasalnya, ada kecenderungan pejabat-pejabat itu hanya mementingkan pribadi dan kalangannya, sementara kaum pekerja diabaikan.

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menambahkan, bahwa kejadian memilukan yang kerap menimpa pekerja Indonesia adalah akibat dari hukum ketenagakerjaan yang tak memihak kaum pekerja.

"Sistem ketenagakerjaan di Indonesia pada praktiknya memang masih membuka peluang terjadinya perbudakan. Itu karena bangsa ini belum menjadikan HAM sebagai panglima," tukasnya Anis.

Ia menilai, selama ini berbagai permasalahan yang terjadi sering dilihat sebagai kasus. Pemerintah tidak berupaya untuk mencari solusinya hingga ke akar permasalahan. "Harusnya, Menakertrans menjadi pemimpin untuk mencari solusi atas permasalahan ini," katanya.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
Selasa, 10 Maret 2015 09:10:26
Pimpinan DPR Bicara soal Wacana Pembiayaan Parpol oleh APBN

Pimpinan DPR Bicara soal Wacana Pembiayaan Parpol oleh APBN

  Senayan - Menteri Dalam Negeri T...
Rabu, 7 Januari 2015 07:57:42
Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

  Senayan - Salah satu janji kampa...
Selasa, 11 November 2014 16:21:51
Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

  Senayan - Upaya rujuk antara Koa...
1234
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
Senin, 11 Mei 2015 14:43:41
Pemerintah Jangan Cuma Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Semu lewat Investor Asing

Pemerintah Jangan Cuma Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Semu lewat Investor Asing

  Manado - Ekonom dari Universitas...
Sabtu, 25 April 2015 09:38:44
Ini Catatan Penting Jika Indonesia Ingin Mempererat Kerja Sama dengan Tiongkok

Ini Catatan Penting Jika Indonesia Ingin Mempererat Kerja Sama dengan Tiongkok

  Jakarta - Selama berlangsungnya ...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI
Senin, 12 Januari 2015
Rapat Paripurna DPR Pembukaan Masa Sidang II


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Pimpinan BPK Sambangi DPR Bahas Kerja Sama

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer