Komisi II Berita » Panja DOB Bahas Usulan Pembentukan Kabupaten Muratara
Panja DOB Bahas Usulan Pembentukan Kabupaten Muratara
Penulis : - Editor : Senin, 27 Mei 2013 09:13:44

RUU Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah pernah dibahas pada dua masa persidangan lalu. Tapi, belum ada kata sepakat soal batas wilayah. Pada masa sidang kali ini masalah itu diharapkan tuntas.

Panja DOB Bahas Usulan Pembentukan Kabupaten Muratara
Jurnalparlemen/Andri Nurdriansyah

Gamari Sutrisno, anggota Panja Daerah Otonomi Baru dari Fraksi PKS

Masalah utamanya terkait dengan batas wilayah. Karena batas wilayah (Muratara) itu berimpitan dengan Kabupaten Musi Banyuasin dan Jambi

Senayan - Panitia Kerja (Panja) Daerah Otonom Baru (DOB) Komisi II DPR kembali membahas usulan pembentukan DOB, Senin (27/5) ini. Demikian kata anggota Panja DOB dari F-PKS Gamari.

 

Jelang siang hari ini, Panja DOB akan rapat dengan pihak Direktur Jenderal Otonomi Daerah dan Direktur Jenderal Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Direktur Jenderal Peraturan Perundangan-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, serta Direktur Jenderal Pertimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, dan Komite I DPD RI.

 

Kepala Badan Informasi Geospasial juga diunang dalam rapat yang akan membahas RUU Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Dalam rapat tersebut diundang pula gubernur dan DPRD dari Sumatera Selatan dan Jambi serta bupati dan DPRD Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

 

"Masalah utamanya terkait dengan batas wilayah. Karena batas wilayah (Muratara) itu berimpitan dengan Kabupaten Musi Banyuasin dan Jambi," kata Gamari kepada JurnalParlemen, Senin (27/5).

 

Gamari mengingatkan, RUU Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara sudah dibahas pada dua masa persidangan lalu. "Tapi, karena batas wilayah masih belum clear dalam arti Kabupaten Muba dan Jambi belum memberikan persetujuan, maka kita clear-kan dan harus berdasarkan peraturan," katanya.

 

Dari 19 usulan pembentukan daerah otonom baru, 14 di antaranya sudah disahkan Komisi II dan pemerintah. Lima calon DOB belum disetujui, antara lain Kabupaten Musi Rawas Utara di Sumsel. Sementara, empat calon DOB lainnya ada di Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Kabupaten Muna Barat, Kota Raha, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton Selatan.


Baca "Komisi II" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer