Komisi V Berita » Komisi V Setujui Alokasi Anggaran Pembangunan Shelter Penanganan Bencana
Komisi V Setujui Alokasi Anggaran Pembangunan Shelter Penanganan Bencana
Penulis : - Editor : Senin, 27 Mei 2013 18:40:27

KEGIATAN pembangunan shelter ini direncanakan di 139 lokasi utama di Pantai Barat Sumatera dan Pantai Selatan Jawa.

Senayan - Komisi V DPR RI menyetujui penjelasan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terhadap alokasi anggaran dari BA 999 untuk Pembangunan Shelter Penanganan Bencana sesuai dengan Surat Menkeu Nomor S-216/MK.02/2013, tertanggal 18 Maret 3013.

Rinciannya, untuk Kementerian PU sebesar Rp 558 miliar dengan Program Pembangunan dan Peningkatan Tempat Evakuasi Sementara (TES), Kementerian Perhubungan sebesar Rp 10 miliar untuk program Penguatan Kapasitas, Kesiapsiagaan, dan Pengurangan Risiko Bencana.  Sementara, untuk BMKG sebesar Rp 44 miliar, dengan Program Penguatan Rantai Peringatan Dini.

Demikian salah satu kesimpulan rapat Komisi V dengan Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang dibacakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhidin M Said di Ruang Komisi V, Senin (27/5).

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, untuk Program Pembangunan dan Peningkatan Tempat Evakuasi Sementara (TES), dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1.000,00 miliar. Dari alokasi tersebut terdapat kegiatan pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES)/Shelter Bencana dengan alokasi Rp 558,00 miliar.

Kegiatan pembangunan shelter ini direncanakan di 139 lokasi utama di Pantai Barat Sumatera dan Pantai Selatan Jawa. "Khusus untuk pembangunan TES ini, Kementerian PU akan memberikan dukungan berupa bantuan tenaga teknis untuk pengecekan desain dan standar teknis, serta pengawasan pelaksanaan. Pembahasan rincian kegiatan dan alokasi anggarannya ditengah dibahas antara BNPB dengan Komisi VIII DPR RI," ujar Djoko.

Sementara, Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, program/kegiatan prioritas pemerintah pada BA (999) Bendahara Umum Negara (BUN) TA 2013 di antaranya untuk pembuatan lapangan penanggulangan bencana dengan rigid termasuk pengawasan di Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Sumatera Utara sebesar Rp 4,55 miliar dan pemotongan bukit termasuk pengawasan di Bandar Udara Lasikin, Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam sebesar Rp 5,45 miliar.

Sedangkan Kepala BMKG Sri Woro B Harijono mengatakan, Program Penguatan Rantai Peringatan Dini digunakan untuk pembangunan dan pengembangan sistem peringatan dini nasional dan daerah yang terintegrasi 1 paket Rp 22 miliar dan untuk pembangunan sirine utama yang dapat berbunyi kurang dari 10 menit setelah terjadi gempa di bawah laut 1 paket Rp 22 miliar.

Baca "Komisi V" Lainnya
Rabu, 7 Januari 2015 07:57:42
Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

Penyandang Disabiltas Tagih Janji Kampanye Jokowi

  Senayan - Salah satu janji kampa...
Selasa, 11 November 2014 16:21:51
Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

  Senayan - Upaya rujuk antara Koa...
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
1234
Sabtu, 21 Februari 2015 12:17:15
Monopoli Penerbangan Berpotensi Sandera Kebijakan Pemerintah

Monopoli Penerbangan Berpotensi Sandera Kebijakan Pemerintah

  Manado - Ekonom dari Universitas...
Kamis, 19 Februari 2015 20:40:48
Komunikasi Politik Buruk Bisa Picu Pemakzulan Presiden Jokowi

Komunikasi Politik Buruk Bisa Picu Pemakzulan Presiden Jokowi

  Jakarta - Pengusulan nama Komjen...
Rabu, 28 Januari 2015 00:18:59
Pengendalian Inflasi akan Sulit Jika Harga BBM Fluktuatif

Pengendalian Inflasi akan Sulit Jika Harga BBM Fluktuatif

  Senayan - Anggota Komisi XI DPR ...
Selasa, 16 Desember 2014 05:59:52
Hasil Survei: Jokowi Lebih Banyak Dukungan Pimpin PDI-P Ketimbang Megawati

Hasil Survei: Jokowi Lebih Banyak Dukungan Pimpin PDI-P Ketimbang Megawati

  Jakarta - Lembaga Survei Cyrus N...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Pimpinan BPK Sambangi DPR Bahas Kerja Sama

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer