Komisi III Berita » Salah Seorang Anggotanya Meninggal Dunia, F-PD Berduka
Salah Seorang Anggotanya Meninggal Dunia, F-PD Berduka
Penulis : - Editor : Minggu, 2 Juni 2013 10:45:15

KATA Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) Nurhayati Ali Assegaf, jenazah Suhartono Wijaya tidak akan disemayamkan di DPR. "Hanya masalah teknis saja," kata Nurhayati.

Salah Seorang Anggotanya Meninggal Dunia, F-PD Berduka
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Jakarta - Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR RI berduka. Salah satu anggotanya, Suhartono Wijaya (anggota Komisi III DPR), meninggal dunia, Sabtu (1/6) malam.

"Saya dapat kabar semalam dari keluarganya. Saya kaget karena beberapa hari yang lalu kami sempat berkomunikasi terkait komisi," kata Ketua F-PD DPR RI Nurhayati Ali Assegaf kepada JurnalParlemen, Minggu (2/6).

Anggota F-PD Ferrari Roemawi juga membenarkan kabar meninggalnya Suhartono. "Saya dapat informasi tadi malam," jelas Ferrari sambil mengatakan belum sempat melayat ke rumah duka.

Wakil Ketua Komisi III dari F-PKS Al Muzzammil Yusuf pun membenarkan informasi tersebut. Menurut Muzzammil, jenazah disemayamkan di rumah duka di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten.

"Kami kehilangan salah satu kader terbaik kami," tambah Nurhayati Ali Assegaf.

Nurhayati juga juga mengatakan, jenazah Suhartono akan dimakamkan di Jakarta. "Jenazah juga tidak akan disemayamkan di DPR seperti biasanya. Hanya masalah teknis saja," kata Nurhayati.

Suhartono Wijaya lahir di Palembang, 29 Desember 1949. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Baca "Komisi III" Lainnya
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
1234
Sabtu, 30 Agustus 2014 13:01:03
Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

Isu Kenaikan Harga BBM Seperti Penyakit Kronis

  Jakarta - Isu kenaikan harga Bah...
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
1234

MATA MASSA

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Sidang Terakhir SBY Bersama DPR dan DPD

CursorTerpopuler

Diprotes IDI, Ribka Tjiptaning Minta Buka-bukaan Soal Profesi Dokter

Senayan - Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menantang Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin untuk buka-bukaan soal profesi dokter di Indo...
Iklan Footer