Komisi II Berita » Muratara Jadi Kabupaten, Bagaimana Nasib Empat Calon DOB?
Muratara Jadi Kabupaten, Bagaimana Nasib Empat Calon DOB?
Penulis : - Editor : Jum`at, 7 Juni 2013 11:18:34

MENURUT Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja, sepanjang ada waktu yang cukup, Komisi II akan mengatur dan membahas empat calon DOB itu. "Moga-moga nanti ada yang bisa diselesaikan," kata Hakam.

Muratara Jadi Kabupaten, Bagaimana Nasib Empat Calon DOB?
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Abdul Hakam Naja

Senayan - Setelah Komisi II DPR menyetujui RUU tentang Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), ada empat calon Daerah Otonom Baru (DOB) lainnya yang masih menunggu persetujuan. Bisakah diselesaikan masa sidang ini yang akan akan berakhir pertengahan Juli 2013?

"Sepanjang nanti ada waktu yang cukup, akan kita atur dan akan dibahas. Moga-moga nanti ada yang bisa diselesaikan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja kepada JurnalParlemen, Jumat (7/6).

"Tapi, ini nanti tergantung dari persyaratan, apakah terpenuhi atau tidak," tambah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Seperti diketahui, empat calon DOB yang menjadi tanggungan Komisi II dan pemerintah adalah Kabupaten Muna Barat, Kota Raha, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton Selatan. Semuanya ada di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selasa (4/6), sembilan fraksi yang ada di Komisi II DPR RI menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Undang-undang Daerah Otonomi Baru (RUU DOB) Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. "Pemerintah siap untuk membahas RUU DOB Musi Rawas Utara ke tingkat selanjutnya, setelah Komisi II dan DPD bersama-sama Kemendagri melaksanakan tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Baca "Komisi II" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...