Komisi XI Berita » FPG Komisi XI Usulkan Putusan Inflasi APBN-P 2013 Diserahkan ke Paripurna
FPG Komisi XI Usulkan Putusan Inflasi APBN-P 2013 Diserahkan ke Paripurna
Penulis : Jurnal Parlemen - Editor : Sabtu, 8 Juni 2013 15:17:40

DALAM perkembangan saat ini kemungkinan akan ada dua partai, yakni PDIP dan PKS yang menolak usulan asumsi besaran inflasi yang menjadi usulan pemerintah sebesar 7,2 persen. Karenanya, putusannya disarankan agar diserahkan ke paripurna saja. 

  FPG Komisi XI Usulkan Putusan Inflasi APBN-P 2013 Diserahkan ke Paripurna
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Aziz

Jakarta - Pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada Selasa (4/6) lalu, belum ada kesepakatan besaran asumsi inflasi pada RAPBN-P 2013. PDIP, PKS dan Gerindra meminta untuk dibahas dalam rapat Panja.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Aziz mengatakan, dalam perkembangan saat ini kemungkinan akan ada dua partai, yakni PDIP dan PKS yang menolak usulan asumsi besaran inflasi yang menjadi usulan pemerintah sebesar 7,2 persen. 

"Karena saya bukan anggota Banggar, nanti akan saya dorong teman-teman untuk membawanya ke paripurna saja. Usulan partai pemerintah berapa dan oposisi berapa," kata Harry yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar usai acara diskusi Polemik Sindo Trijaya dengan topik "Perahu Retak Setgab" di Jakarta, Sabtu (8/6).

Pemerintah mengusulkan asumsi inflasi sebesar 7,2 persen pada RAPBN-P 2013. Sementara PDIP tetap mempertahankan angka inflasi tidak terlalu tinggi yakni 6,0 persen. Karena, sebelumya, asumsi inflasi pada APBN 2013 ditetapkan sebesar 4,9 persen.

Dalam rapat Banggar tersebut, Anggota Banggar dari FPDIP Dolfie meminta penjelasan mengenai rincian komponen-komponen penyebab inflasi hingga muncul angka usulan pemerintah tersebut. Selain itu, dia juga meminta perkiraan besaran inflasi jika dilakukan mitigasi pengendalian inflasinya.

Baca "Komisi XI" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer