Komisi I Berita » Bandara Kertajati Dibangun, Tubagus Hasanuddin Gembira
Bandara Kertajati Dibangun, Tubagus Hasanuddin Gembira
Penulis : Jurnal Parlemen - Editor : Jurnal Parlemen Kamis, 13 Desember 2012 11:55:16
Bandara Kertajati Dibangun, Tubagus Hasanuddin Gembira
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Wakil Ketua Komisi I dari F-PDIP Tubagus Hasanuddin.

Coba bayangkan, Jepang saja pada masa perang dulu sudah menggunakannya untuk pendaratan logistik dan pendaratan angkutan dan untuk memasok kebutuhan pokok dalam jangka panjang. Itu konsep Jepang.

Senayan - Setelah tersendat beberapa beberapa tahun, Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, akan mulai dibangun tahun 2013. Bandara Kertajati adalah satu di antara 24 bandara yang akan dibangun dan diperluas di Indonesia.

"Saya gembira mulai 2013 landasan bandara akan mulai dibangun. Ini yang kami tunggu-tunggu sejak lama," kata Wakil Ketua Komisi I Tubagus Hasanuddin, yang juga anggota DPR asal Majalengka, kepada jurnalparlemen.com, Kamis (13/12).

"Saya gembira masalah pendanaan yang sebelumnya tersendat sudah mulai terlihat. Ada dari APBD, perbankan, tetapi dari APBN saya tidak tahu," ujarnya lagi.

Menurut Hasanuddin, Bandara Kertajati sangat strategis dari sisi lokasi dan juga lahan. Bandara ini dibangun di atas landasan yang pernah digunakan Jepang untuk memasok logistik.

"Coba bayangkan, Jepang saja pada masa perang dulu sudah menggunakannya untuk pendaratan logistik dan pendaratan angkutan dan untuk memasok kebutuhan pokok dalam jangka panjang. Itu konsep Jepang," kata politisi PDIP ini.

"Lahan yang digunakan juga bukan lahan yang produktif jadi tidak akan mengganggu atau mendegradasi lahan pertanian," tambahnya.

Keberadaan Bandara Kertajati, kata Hasanuddin, sangat starategis. Tidak hanya dekat dengan Bandung dan Jakartam tetapi juga dekat provinsi lainnya di Jawa.

"Bandung sudah crowded walaupun bandaranya akan diperluas. Bandung juga karena bentuknya cekungan seperti mangkok jadi susah untuk dilewati pesawat berbadan besar," ujarnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan, proyek pembangunan Bandara Kertajati akan menelan anggaran senilai 130 juta dolar AS atau sekitar Rp 12,2 triliun.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajukan nilai proyek bandara itu senilai Rp 8,29 triliun dengan luas lokasi bandara 3.600 hektare. Untuk tahap awal, pemerintah akan mengalokasikan dana Rp 100 miliar untuk tahun anggaran 2013.

Baca "Komisi I" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Selasa, 8 Juli 2014 12:04:34
Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

Apakah Lembaga Survei Efektif Pengaruhi Pilihan Masyarakat?

  Senayan - Tak bisa dipungkiri ji...
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
PROFIL
Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP, Okky Asokawati

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Indra

Jadi Jubir Ketika Partai Tertimpa Prahara

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Perempuan Pengamat Intelijen
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Isu Ancaman Keselamatan Capres, Seriuskah?

Senayan - Martin Hutabarat, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, memperkirakan pilpres mendatang bakal aman-aman saja. Ia menepis isu yang dilontarkan Pr...
Iklan Footer