Peristiwa Berita » Hak dan Kewajiban Ormas dalam RUU Organisasi Kemasyarakatan
Hak dan Kewajiban Ormas dalam RUU Organisasi Kemasyarakatan
Penulis : - Editor : Minggu, 30 Juni 2013 12:26:54

RANCANGAN Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) akan kembali dibawa ke Rapat Paripurna DPR, Selasa (2/7), setelah Selasa sebelumnya ditunda akibat munculnya sejumlah protes.

Hak dan Kewajiban Ormas dalam RUU Organisasi Kemasyarakatan
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Jakarta - Rancangan Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) akan kembali dibawa ke Rapat Paripurna DPR, Selasa (2/7), setelah Selasa sebelumnya ditunda akibat munculnya sejumlah protes.

Dalam RUU Ormas yang memuat 88 pasal itu, ada ketentuan tentang hak dan kewajibab ormas, yang diatur dalam Bab VI tentang Hak dan kewajiban.

Di Pasal 20 RUU Ormas, Ormas berhak:
a. mengatur dan mengurus rumah tangga organísasí secara mandírí dan terbuka;
b. memperoleh hak atas kekayaan íntelektual untuk mama dan lambang  Ormas sesuaí dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. memperjuangkan Cita-cita dan tujuan organísasí;
d. melaksanakan kegíatan untuk mencapaí tujuan organîsasí;
e. mendapatkan perlíndungan hukum terhadap keberadaan dan kegíatan
f. melakukan kerja sama dengan Pemeríntah, Pemeríntah Daerah, swasta, Ormas lain, dan píhak lain dalam rangka pengembangan dan keberlanjutan
organísasí.

Sementara, di Pasal 21, Ormas berkewajiban: 
a. melaksanakan kegiatan sesuaí dengan tujuan organísasí;
b. menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan
c. memelíhara  agama, budaya, moral, etika, dan norma kesusílaan serta memberíkan manfaat untuk masyarakat;
d. menjaga ketertíban umum dan tercíptanya kedamaían dalam masyarakat;
e. melakukan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel; dan
f. berpartísípasí dalam pencapaían tujuan negara.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...