MPR Berita » Ketua MPR: Kita Kehilangan Ideologi Pancasila
Ketua MPR: Kita Kehilangan Ideologi Pancasila
Penulis : - Editor : Selasa, 30 Juli 2013 09:21:12

NILAI-nilai Pancasila telah memudar. Itu nampak di segala lini, dari aspek keberagaman bangsa hingga penguasaan sumber daya alam. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Ketua MPR: Kita Kehilangan Ideologi Pancasila
JurnalParlemen/Farid Kusuma

Sidarto Danusubroto

Terus terang saya merasa kehilangan the power of ideology dari para pendiri bangsa ini

Senayan – Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto mengaku prihatin dengan makin pudar nilai-nilai luhur Pancasila dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Pudarnya nilai Pancasila mapak dari maraknya perilaku kekerasan terhadap kelompok minoritas.

 

"Terus terang saya merasa kehilangan the power of ideology dari para pendiri bangsa ini," kata Sidarto di Komplek Parlemen, Senin (29/7).

 

Memudarnya nilai itu terlihat juga terkait pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang kaya. Menurut Sidarto, saat banyak investor asing ingin mengelola SDA Indonesia pada masa-masa awal berdirinya Republik, Bung Karno menolak karena berharap putra-putri Indonesia dapat mengelolanya sendiri.

 

Karena itu, kata Sidarto, penanaman empat pilar kebangsaan kepada generasi masa kini harus dilakukan sejak dini oleh semua pihak. Bila MPR saja yang menjalankan tugas ini, maka tidak akan efektif.

 

"Saya setuju Pancasila itu harus living and working ideology," tandas Sidarto.

Baca "MPR" Lainnya
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Pengamanan Pelantikan Jokowi-JK di Kompleks Parlemen

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer