Peristiwa Berita » SBY dan Ibu Ani Sholat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
SBY dan Ibu Ani Sholat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
Penulis : - Editor : Kamis, 8 Agustus 2013 10:03:47

SEKITAR 200 ribu jamaah dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri sholat Ied di Masjid Istiqlal. Rektor Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniri, Banda Aceh, Farid Wajdi Ibrahim bertindak sebagai khatib, sedangkan Hasanudin Sinaga menjadi imam.

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono, bersama Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono, melaksanakan sholat Idul Fitri 1434 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (8/8) pukul 07.00 WIB. Rektor Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniri, Banda Aceh, Farid Wajdi Ibrahim bertindak sebagai khatib, sedangkan Hasanudin Sinaga menjadi imam.

Begitu tiba di dalam masjid, Presiden langsung melakukan sholat sunah Tahyattul Masjid dua rakaat. Setelah itu, SBY bersama jamaah lainnya melangsungkan sholat Ied.

"Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, Laa ilaha ilallahu Allahuakbar walillahilhamd." Gema takbir berkumandang melafalkan kebesaran Allah SWT sebanyak tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua.

Dalam khutbahnya, Farid berpesan agar menerapkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Farid mengingatkan, jangan sampai Ramadhan hanya sebagai topeng kehidupan. Ia berharap kaum muslimin menjadikan bulan suci ini untuk memperbaiki kehidupan di bulan berikutnya.

Kemenangan dalam Idul Fitri adalah berhasil mengalahkan hawa nafsu selama Ramadan sekaligus berhasil menguji masa keimanan. Sedangkan kesucian adalah kembalinya umat muslim kepada fitrah (kesucian jiwa) yang lebih sempurna.

"Lalu dengan membayar zakat fitrah, umat telah menyucikan diri atau bebas dari noda dan dosa seperti bayi baru lahir dari sang ibu," ujar khatib Farid seperti dikutip dari situs resmi Kepresidenan.

Sekitar 200 ribu jamaah dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri salat Ied di masjid terbesar di Asia Tenggara ini. Di antaranya terdapat pimpinan lembaga negara, menteri-menteri KIB II, dan para duta besar negara-negara sahabat.

Siang hingga sore ini, Presiden SBY dan Ibu Ani akan menerima para pejabat dan masyarakat umum dalam sebuah open house. Dimulai dengan keluarga dan kerabat ini, perangkat keprsidenan, kemudian disusul para pejabat negara di Istana Negara.

Baca "Peristiwa" Lainnya
Selasa, 11 November 2014 16:21:51
Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

Benarkah Upaya Rujuk KIH-KMP Masih Belum Berjalan Mulus?

  Senayan - Upaya rujuk antara Koa...
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
1234
Sabtu, 8 November 2014 07:47:56
Pengamat: Tahun 2015, Momen Menentukan bagi Perekonomian Indonesia

Pengamat: Tahun 2015, Momen Menentukan bagi Perekonomian Indonesia

  Jakarta - Sebentar lagi memasuki...
Rabu, 29 Oktober 2014 09:56:47
Menilik Legalitas SK Menkumham yang Mengesahkan PPP Kubu Romi

Menilik Legalitas SK Menkumham yang Mengesahkan PPP Kubu Romi

  Senayan - Anggota DPR RI Al Muzz...
Senin, 27 Oktober 2014 05:07:44
Hentikan Penguasaan Asing, Pemerintah Perlu Turunkan Suku Bunga

Hentikan Penguasaan Asing, Pemerintah Perlu Turunkan Suku Bunga

  Jakarta - Tingginya suku bunga d...
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 24 November 2014
Komisi II RDP dengan Bawaslu dan KPU
Senin, 24 November 2014
Komisi III Raker dengan Menkumham
Senin, 24 November 2014
Komisi VIII RDP dengan KPAI

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Perdamaian KIH dan KMP

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer