Komisi III Berita » Kasus Rudi Rubiandini Bisa Jadi Pintu Membongkar Penyimpangan Migas
Kasus Rudi Rubiandini Bisa Jadi Pintu Membongkar Penyimpangan Migas
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Hadi Rahman Kamis, 15 Agustus 2013 09:31:34

NILAI uang dan barang yang disita KPK dalam penangkapan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini tak seberapa dibanding kerugian negara akibat penyimpangan dalam pengelolaan minyak dan gas. KPK jangan hanya fokus pada kasus suap Rudi.  

Kasus Rudi Rubiandini Bisa Jadi Pintu Membongkar Penyimpangan Migas
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Rudi Rubiandini

Sebagai Kepala SKK Migas, kewajiban Rudi Rubiandini tentu saja menyetor ke atas, bukan ke bawah. Maka, akan menjadi sangat aneh jika penyidikan hanya terfokus pada kasus suap Rudi

Jakarta – Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menengarai banyak penyimpangan terjadi dalam pengelolaan potensi minyak dan gas di Indonesia. Untuk itu, ia menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap korupsi berjamaah di sektor hulu minyak dan gas.

 

Politisi Golkar ini menilai, nilai barang sitaan KPK dalam penangkapan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini terlalu kecil dibandingkan kerugian negara akibat berbagai aksi kejahatan dalam pengelolaan migas. Dari praktik kecurangan dalam realisasi cost recovery kontrak karya saja, misalnya, angkanya bisa mencapai triliun rupiah.

 

Nilai korupsi sesungguhnya bukan pada jumlah uang dan barang yang berhasil didapat KPK dalam operasi tangkap tangan terhadap Rudi Rubiandini, melainkan tecermin pada komitmen pihak swasta kepada oknum penguasa. Bambang menduga, angka yang diterima Rudi sekadar semacam tunjangan hari raya, hanya sebagian kecil dari total nilai komitmen.

 

"Sebagai Kepala SKK Migas, kewajiban Rudi Rubiandini tentu saja menyetor ke atas, bukan ke bawah. Maka, akan menjadi sangat aneh jika penyidikan hanya terfokus pada kasus suap Rudi," ujar Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (15/8).

 

Menurut Bamsoet, sapaan akrabnya, KPK dapat menjadikan kasus Rudi Rubiandini sebagai pintu masuk membongkar praktik kartel, korupsi, dan aneka macam penyimpangan dalam pengelolaan migas. Di sinilah ujian sesungguhnya bagi KPK. Sebab, pemberantasan korupsi di sektor migas sama halnya melawan sebuah kekuatan besar di baliknya.

 

"Saya berharap KPK mampu mendorong Rudi dan S buka-bukaan. Kalau perlu, KPK menawarkan Rudi status justice collaborator," ujarnya. 

 

Baca "Komisi III" Lainnya
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
Senin, 13 Januari 2014 07:17:04
Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

Bila Mereka Tak Lagi Duduk di DPR

  2014, tahun politik.  Sebag...
Senin, 16 Desember 2013 09:24:00
Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

Jaminan Sosial, Akankah Jadi Solidaritas Sosial?

  KAlAU tak ada aral melintang, pa...
Selasa, 3 Desember 2013 06:05:05
Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

Tidak Sekali Ini Saja Australia Cederai Indonesia

HUBUNGAN Indonesia dengan tetangga di se...
1234
Sabtu, 22 Februari 2014 12:27:36

"Rezim Standardisasi" Menguasai UU Perdagangan

PEMERINTAH dan DPR boleh menegaskan bahw...
Senin, 2 Desember 2013 08:49:21
Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

Pengabaian Gejala Krisis Bisa Menenggelamkan Negara

DOKTER turun ke jalan, akhir Oktober 201...
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
1234

MATA MASSA

Para petani makin jauh dari sejahtera. Akan berbahaya bila petani beralih profesi jadi karyawan. Implikasinya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kita harus impor karena produksi dalam negeri tidak mencukupi

Marwan Jafar, Ketua Fraksi PKB
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi III Rapat dengan PPATK dan Kompolnas
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi VI Rapat Pimpinan
Rabu, 16 Oktober 2013
Komisi X Rapat dengan Kementerian Parekraf
Ion Infra Energy
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang 2013-2014

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...