Komisi IX Berita » 6 Rekomendasi Fraksi PDIP Agar BPJS Bisa Jalan Sesuai Harapan
6 Rekomendasi Fraksi PDIP Agar BPJS Bisa Jalan Sesuai Harapan
Penulis : - Editor : Rabu, 18 Desember 2013 04:44:43

FRAKSI PDIP menyangsikan BPJS bisa mulai berjalan tepat waktu, per 1 Januari 2014. Fraksi ini lantas menyodorkan enam rekomendasi agar BPJS tidak amburadul sejak awal. 

6 Rekomendasi Fraksi PDIP Agar BPJS Bisa Jalan Sesuai Harapan
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

Rieke Diah Pitaloka saat konferensi pers mengkritisi persiapan BPJS, Selasa (17/12)

kami mendesak agar 12 peraturan turunan BPJS Kesehatan segera diterbitkan pemerintah dan sesuai dengan amanat UU 24 Tahun 2011 dan UU 40 Tahun 2004

Senayan - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meragukan program jaminan sosial yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bisa dimulai 1 Januari 2014.

 

Keraguan itu muncul karena PDIP melihat belum adanya peraturan turunan UU No. 24 Tahun 2011, belum standarnya fasilitas kesehatan, serta kurangnya tenaga kesehatan. Supaya BPJS siap jalan, Fraksi PDIP merekomendasikan enam poin kepada pemerintah.

 

"Pertama, kami mendesak agar 12 peraturan turunan BPJS Kesehatan segera diterbitkan pemerintah dan sesuai dengan amanat UU 24 Tahun 2011 dan UU 40 Tahun 2004. Termasuk juga segera menyelesaikan revisi peraturan pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Penerima Bantuan Iuran (PBI), juga PP Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan," ujar Rieke Diah Pitaloka, Selasa (17/12), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

 

Poin kedua, F-PDIP mendesak pemerintah membuat definisi rakyat miskin dan tidak mampu sesuai dengan UU 13 Tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin. UU ini menyebutkan bahwa yang termasuk rakyat miskin/tidak mampu adalah setiap orang yang memiliki penghasilan/gaji sama dengan atau lebih kecil dari upah minimum kota/kabupaten.

 

"Ketiga, kami mendesak pemerintah agar fasilitas, sarana dan tenaga kesehatan dijamin ketersediaan dan aksesibilitasnya untuk rakyat," ujar anggota Komisi IX DPR RI ini.

 

Keempat, menolak pentahapan kepesertaan BPJS Kesehatan dan mendesak agar jaminan kesehatan seluruh rakyat ditanggung APBN.

 

Kelima, memperjuangkan anggaran kesehatan dalam APBN mencapai 5 persen sesuai UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 171 ayat 1. Keenam, mendorong pembentukan Timwas DPR terkait dengan transformasi dan implementasi BPJS.

Baca "Komisi IX" Lainnya
Selasa, 21 Oktober 2014 08:33:55
Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

Pembagian Komisi di DPR Tak Melulu soal Kompetensi Anggota

  Senayan - Setiap Anggota DPR RI ...
Rabu, 24 September 2014 13:12:11
UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

UU Hak Cipta Baru Jamin Keamanan atas Karya Seniman

  Senayan - Ketua Umum Persatuan A...
Rabu, 20 Agustus 2014 09:45:54
Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

Apa Saja Persyaratan DPR Bentuk Pansus Kecurangan Pilpres?

  Senayan - Proses penyelesaian se...
Senin, 27 Januari 2014 08:39:33
Beragam Paket Menuju Senayan

Beragam Paket Menuju Senayan

  JADI caleg tapi tak punya pengal...
1234
Rabu, 15 Oktober 2014 09:28:02
Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

Pengamat: Jokowi-JK Tak Perlu Risau Parlemen Dikuasai KMP

  Jakarta - Menjelang terbentuknya...
Senin, 13 Oktober 2014 11:55:29
Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

Benarkah Dinamika Politik Berdampak Negatif pada Perekonomian Mendatang?

  Jakarta - Peralihan kekuasaan da...
Selasa, 7 Oktober 2014 10:36:59
PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

PDI-P Terperosok dalam Labirin yang Diciptakan Sendiri

  Jakarta - Mantan Wakil Ketua MPR...
Selasa, 16 September 2014 06:01:33
Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

Penerimaan Negara Bisa Tambah Rp 11 Triliun dari Lifting Minyak

  Senayan – Pelaksana Tugas ...
1234

Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Foto Bersama Presiden Baru

CursorTerpopuler

Inilah 65 Calon Daerah Otonomi Baru

Senayan – Sidang Paripurna DPR pada Kamis (24/10) menyepakati pembentukan 65 daerah otonomi baru (DOB). Kesepakatan seluruh fraksi itu selanjutnya disampaikan ke ...
Iklan Footer