Komisi VI Berita » Belum Realisasikan Investasi, Foxconn Bikin Kesal Kepala BKPM
Belum Realisasikan Investasi, Foxconn Bikin Kesal Kepala BKPM
Penulis : - Editor : Rabu, 12 Februari 2014 05:18:51

FOXCONN, perusahaan pembuat produk Apple seperti iPhone dan iPad, menyatakan akan membangun pabrik di Jakarta dengan investasi Rp 100 triliun. Janji itu bikin kesal Kepala BKPM karena tak kunjung tunai. 

Belum Realisasikan Investasi, Foxconn Bikin Kesal Kepala BKPM

Jangan terlalu banyak wacana dan banyak ngobrol

Jakarta - Perusahaan elektronik asal Taiwan Hon Hai Precision Industry Co. Ltd atau Foxconn belum juga merealisasikan rencana investasinya di Indonesia. Hal ini membuat kesal Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar.

 

"Jangan terlalu banyak wacana dan banyak ngobrol," kata Mahendra dengan nada ketus di Jakarta, Selasa (11/2).

 

Kata Mahendra, Foxconn bahkan belum melaporkan sama sekali tentang rencana mereka itu ke BKPM. "Mereka wajib melaporkannya ke kita," tegasnya.

 

Ia ingin Foxccon segera melapor agar BKPM dapat segera merespons dan memfasilitasinya. "Itu karena kami siap mendukung rencana konkret investasi itu," ujarnya.

 

Menanggapi Foxconn yang sudah menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana tersebut, Mahendra mengatakan bahwa itu baru merupakan tahap penjajakan. "Bukan Memorandum of Understanding (MoU), tapi Letter of Intent karena ada keinginan untuk menindaklanjuti," ungkapnya.

 

Perusahaan pembuat produk-produk Apple seperti iPhone dan iPad ini sebelumnya menyatakan komitmen investasinya untuk membangun pabrik di Jakarta hingga 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp 100 triliun dalam 10 tahun ke depan.

Baca "Komisi VI" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...