Profil Berita » Adian: Perjuangan di Parlemen, Tak Kalah Keras dengan Jalanan
Adian: Perjuangan di Parlemen, Tak Kalah Keras dengan Jalanan
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Farid Kusuma Rabu, 1 Oktober 2014 16:04:08

Setelah resmi dilantik jadi Anggota DPR RI periode 2014-2019, Adian Napitupulu berjanji bakal lebih keras lagi memperjuangkan aspirasi masyarakat di Senayan. Untuk itu, ia siap ditugaskan di manapun sesuai arahan Fraksi PDI Perjuangan.

Adian: Perjuangan di Parlemen, Tak Kalah Keras dengan Jalanan
jurnal parlemen/jay waluyo

Kalau dulu kan kita berjuang di jalanan dalam menyuarakan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Tetapi setelah di Senayan ini, cara saya berjuang tentu lebih tajam lagi, karena bakal menghadapi pertarungan politik yang keras

 

Senayan - Adian Yunus Yusak Napitupulu resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2014-2019, setelah menjalani prosesi pelantikan, Rabu (1/10), di Gedung Parlemen, Jakarta.

 

Mantan aktivis mahasiswa 1998 itu lolos ke Senayan mewakil Daerah Pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor), dengan PDI-Perjuangan sebagai kendaraannya.

 

Ditemui usia pelantikan, Adian mengaku hingga kini belum tau akan ditempatkan di komisi berapa. Sebab, hingga sekarang DPP PDI-P belum beri arahan.

 

"Sampai saat ini belum ada pengarahan dari Fraksi maupun DPP ini. Kita masih nunggu. Tapi yang jelas siang ini ada rapat internal, dan mungkin setelah itu ada pengarahan," ujarnya dengan santai.

 

Adian mengaku ingin masuk di Komisi III, Komisi VII atau Komisi IX. Itu karena di komisi-komisi tersebut ia bisa melanjutkan perjuangannya, menyuarakan berbagai keluhan konstituennya.

 

"Kalau boleh memilih, saya ingin duduk di Komisi III, Komisi VII, atau Komisi IX DPR. Di Komisi III sesuai dengan latar belakang pendidikan hukum saya. Kalau di Komisi VII saya memiliki pengalaman bekerja di tambang selama empat tahun. Dan kalau ditempatkan di Komisi IX, saya tertarik saja dengan hukum perburuhan," sebutnya.

 

Meski sudah dilantik sebagai anggota dewan, Adian berjanji tidak akan melupakan komunitas dan organisasi pergerakan yang pernah membesarkannya. Karena itu, ia tetap akan mengagendakan bertemu dan berkumpul dengan sejumlah organisasi pergerakan massa, untuk konsolidasi dan menyerap informasi tentang perkembangan yang terjadi di masyarakat.

 

"Saya tetap bakal kongkow dengan teman-teman aktivis pergerakan nantinya. Saya akan tetap rutin jalin komunikasi dengan mereka. Paling tidak, silaturahmi kita jangan terputus lah," tegasnya.

 

Setelah dilantik sebagai Anggota DPR, Adian merasa jalannya kini semakin lebar untuk menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang hasilnya berbentuk legislasi.

 

"Kalau dulu kan kita berjuang di jalanan dalam menyuarakan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Tetapi setelah di Senayan ini, cara saya berjuang tentu lebih tajam lagi, karena bakal menghadapi pertarungan politik yang keras," pungkasnya.

Baca "Profil" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...