Profil Berita » Aceng Fikri: Musibah Berbuah Berkah Melenggang ke Senayan
Aceng Fikri: Musibah Berbuah Berkah Melenggang ke Senayan
Penulis : Iman Firdaus - Editor : Farid Kusuma Senin, 6 Oktober 2014 08:55:35

Mantan Bupati Garut Aceng Fikri yang namanya mendapat sorotan terkait nikah kilatnya dengan gadis di bawah umur, tahun 2012 silam, kini mulai bertugas sebagai Anggota DPD dari Jawa Barat. Apa yang akan diperjuangkannya di Senayan? 

Aceng Fikri: Musibah Berbuah Berkah Melenggang ke Senayan
twitter.com

Alhamdulillah saya masih dipercaya masyarakat. Boleh dikata kasus yang lalu itu musibah yang berujung berkah

 

Senayan - Saat namanya dipanggil secara lengkap, Aceng Khalik Munawar Fikri, untuk memberikan suara dalam pemilihan pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Kamis (2/10) lalu, sebagian orang yang hadir bersorak dengan nada meledek. 

 

Tapi Aceng tak tampak canggung. Dia pun terus melenggang maju ke depan untuk menunaikan hak pilihnya. Tampaknya Aceng sudah kebal dengan berbagai hujatan dan cacian. 

 

Nama Aceng Fikri yang kala itu masih duduk sebagai Bupati Garut, mencuat karena ramai pemberitaan soal nikah kilatnya dengan perempuan di bawah umur, Fany Oktora, tahun 2012 silam. 

 

Lewat serangkaian demo dan upaya pemakzulan, penyandang titel sarjana agama ini pun dilengserkan sebagai Bupati. Kendati begitu, Aceng mengaku tidak sakit hati atau menaruh dendam atas peristiwa pelengseran dirinya yang terbilang dramatis. 

 

"Dalam politik tidak boleh ada dendam dan sakit hati. Sebab politisi bisa mati berkali-kali dan bisa hidup berkali-kali," katanya berfilsafat saat berbincang dengan Jurnal Parlemen, di sela proses pemilihan Pimpinan DPD, di Kompleks Parlemen, Jakarta.

 

Cukup lama namanya tak terdengar, nasib baik rupanya kasih berpihak padanya. Dalam pemilu legislatif 2014, Aceng pun mendapat dukungan suara yang cukup untuk melenggang ke Senayan sebagai anggota DPD periode 2014-2019 dari Jawa Barat. 

 

"Alhamdulillah saya masih dipercaya masyarakat. Boleh dikata kasus yang lalu itu musibah yang berujung berkah," ucap figur kontroversial yang terpilih sebagai anggota DPD berkat perolehan 1.139.556 suara.

 

Sebagai seorang Senator, Aceng sudah punya impian dan program kerja yang akan dilakukan untuk memperjuangkan penyelesaian persoalan di daerahnya. 

 

"Sebab DPD adalah representasi daerah. Saat ini ada dua persoalan yang membelit Jawa Barat saat ini, yaitu sektor pendidikan dan kesehatan," tegasnya.

 

Meski pun posisi DPD tidak sekuat DPR, misalnya tidak punya hak dalam menentukan anggaran, tapi Aceng mengaku tidak mempersoalkannya. Sebab, katanya, perjuangan itu tidak harus dalam bentuk anggaran. Bisa juga aksesibilitas, koordinasi dan mediasi.

 

Selain itu, Aceng juga berjanji akan memperjuangkan pemekaran wilayah Garut Selatan dan Sukabumi Utara yang menurutnya masih juah tertinggal. 

Baca "Profil" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...