Profil Berita » Agus Hermanto: Wakil Ketua DPR yang Punya Segudang Kesabaran
Agus Hermanto: Wakil Ketua DPR yang Punya Segudang Kesabaran
Penulis : Iman Firdaus - Editor : Farid Kusuma Selasa, 28 Oktober 2014 09:36:13

Latar belakang pendidikan Agus tidak berkaitan dengan politik. Namun, ketika terjun menjadi politisi Partai Demokrat, ia piawai dalam urusan diplomasi dan menghadapi berbagai pertanyaan pewarta dengan sabar. 

Agus Hermanto: Wakil Ketua DPR yang Punya Segudang Kesabaran
jurnal parlemen

 

Senayan - Setelah Pimpinan DPR terbentuk, 2 Oktober 2014, program selanjutnya yang harus diselesaikan oleh pimpinan adalah menyelesaikan penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Sayangnya, proses pengisian anggota AKD periode 2014-2019 berjalan lambat. 

 

Beberapa kali Rapat Paripurna tidak membawa hasil termasuk Rapat Konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus), dimana Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dipercaya memimpin rapat konsultasi tersebut. 

 

Sebelum dan sesudah Rapat Konsultasi, politisi Partai Demokrat itu selalu jadi buruan para pewarta. Meski terlihat lelah, dengan tenang Agus pun meladeni semua pertanyaan. Termasuk kepada wartawan yang datang telat sehingga mengajukan pertanyaan berulang.

 

Mendengar pertanyaan tersebut, Agus biasanya hanya senyum sambil berkata,"Jadi saya ulangi lagi ya," katanya. Begitu juga bila ada pertanyaan yang agak mendesak atau mengarah pada isu tertentu, Agus akan menjawab enteng. "Ah, jangan mengandai-andai," ucapnya. Biasanya para awak media cukup mafhum dengan gaya Agus memberi jawaban.

 

Namun, kepiawaian menjawab secara diplomatis tentu saja diasah dari pengalaman menjadi anggota DPR sejak 2005 silam. Sejak lama lelaki kelahiran 20 Mei 1956 ini duduk di Komisi VI yang menangani soal perdagangan dan BUMN, sebelum dipindah menjadi Ketua Komisi X yang membidangi masalah pendidikan.

 

Latar belakang pendidikan Agus tidak berkaitan dengan politik. Agus lulusan Sekolah Tinggi Teknik Nasional (STTN) yang kini sudah berubah nama menjadi Institut Sekolah Teknik Nasional (ISTN). Selama kuliah pun tak banyak waktu dihabiskan untuk urusan organisasi, apalagi yang berbau politik. Dia menjalani aktivitas perkuliahan dari pagi hingga malam.

 

Tapi keuletannya sudah terlihat sejak kecil, yang rela berjalan kaki sejauh 2,5 kilometer untuk sampai di sekolah menengah pertama. Di SMA, yang berjarak 8 kilometer dari rumahnya, tetap dia lakoni dengan jalan kaki dan ditambah menumpang truk.

 

Agus yang lahir di sebuah desa kecil bernama Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dari ayah seorang guru bernama Sujud Pudjo Utomo. Agus adalah anak kesepuluh dari 11 bersaudara.

Baca "Profil" Lainnya
Senin, 14 September 2015 09:45:26
Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

Ini Klarifikasi Ketua DPR terkait Pertemuan dengan Donald Trump

  Senayan - Ketua DPR RI Setya Nov...
Minggu, 6 September 2015 10:36:57
Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

Kehadiran Ketua DPR dalam Kampanye Presiden AS Picu Kontroversi

  Jakarta - Kehadiran Ketua DPR RI...
Jum`at, 24 April 2015 06:00:46
Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

Kritik Bank Dunia dan IMF, Sinyalemen Indonesia Merapat ke Tiongkok?

  Senayan - Wakil Ketua Komisi I D...
1234
Kamis, 8 Oktober 2015 02:35:06
Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

Setahun Berjalan, Ini Indeks Prestasi Pemerintahan Jokowi-JK versi Indo Barometer

  Jakarta - Pemerintahan Joko Wido...
Rabu, 30 September 2015 21:41:02
Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

Ini Catatan SDI terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II

  Jakarta - Pemerintah baru saja m...
Kamis, 16 Juli 2015 10:51:47
Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

Pengamat: BI Rate Tinggi, Dunia Usaha Semakin Tertekan

  ‪‬Senayan - Pengamat Ekonomi...
Minggu, 17 Mei 2015 12:15:20
Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

Peningkatan Angka Kelahiran di Indonesia Bagai Pisau Bermata Dua

  Manado - Pengabaian terhadap Pro...
1234
AGENDA KEGIATAN
Senin, 19 Oktober 2015
Rapat Perdana Pansus Pelindo II
Senin, 23 Maret 2015
Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan III
Senin, 23 Maret 2015
Rapat Pimpinan Komisi III DPR RI


Meskipun UU Desa menyatakan bahwa pelaksanaan Dana Desa dapat dilakukan secara bertahap, namun dengan alokasi hanya sebesar Rp 9,1 Triliun, atau hanya 1,4 persen dari Dana Transfer Daerah, itu berarti pemerintahan sekarang ini belum mampu menjawab semangat UU Desa

Budiman Sudjatmiko Kritisi RAPBN 2015
Iklan Gratis
TVJurnalParlemen TV CameraBeritaFoto

Ketua DPR Tinjau Daerah Tambang Emas Pongkor

CursorTerpopuler

Komisi III F-PKS: Hukum Islam Sangat Layak Diakomodir dalam Hukum Nasional

  Senayan - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil memandang Hukum Islam seharusnya mampu memberikan warna terhadap hukum nasional. Pandangan seperti itu disampaika...