Komisi V Berita » Perum LPPNPI Terbentuk, Keselamatan Penerbangan Harus Terjamin
Perum LPPNPI Terbentuk, Keselamatan Penerbangan Harus Terjamin
Penulis : Jay Waluyo - Editor : Jum`at, 25 Januari 2013 07:26:31
Perum LPPNPI Terbentuk, Keselamatan Penerbangan Harus Terjamin
JurnalParlemen/Andri Nurdriansyah

PT Angkasa Pura II (Persero), salah satu penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan. Seiring kehadiran Perum LPPNPI, PT Angkasa Pura akan fokus pada pelayanan kebandarudaraan.

Semua itu dilakukan sekaligus untuk menghadapi open sky policy in ASEAN community yang mulai diberlakukan pada 2015

 

Jakarta - Setelah Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) terbentuk, pelayanan keselamatan penerbangan akan meningkat dan lebih terjamin. Salah satu maksud pembentukan lembaga Single Air Traffic System (ATS) ini adalah menggantikan Air Traffic Control (ATC) yang selama ini kerap disorot karena kurang maksimal perannya.

 

"Namun, dengan catatan bahwa keberadaan LPPNPI harus independen dan betul-betul fokus pada pelayanan penerbangan. Bertanggung jawab penuh terhadap persoalan keselamatan penerbangan. Tidak terlalu orientasi pada keuntungan," kata anggota Komisi V DPR Teguh Juwarno, Kamis (24/1).

 

Memang, idealnya lembaga pelayanan penerbangan itu bukan berbentuk perum. Tapi, kenyataannya sudah telanjur demikian. Terpenting, kata dia, lembaga itu tidak boleh mencari untung. Pemasukan yang didapat harus dikembalikan untuk pelayanan penerbangan.

 

Lembaga ini juga harus menjadi yang terbaik. Baik dari sisi sumber daya manusia, perangkat kerja, sistem, dan sebagainya. Harus pula mampu melakukan koordinasi dengan negara lain, sebutlah Singapura yang selama ini banyak mengendalikan penerbangan sipil Indonesia. 

 

"Semua itu dilakukan sekaligus untuk menghadapi open sky policy in ASEAN community yang mulai diberlakukan pada 2015," kata Teguh.

 

Setelah sempat tertunda 3 tahun, pada 16 Januari 2013 pemerintah akhirnya mendirikan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI). Meneg BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan mengangkat tujuh direksi BUMN baru tersebut.

 

Kehadiran Perum LPPNPI ini akan mengurangi kendali Singapura yang mengelola pelayanan navigasi udara bagi beberapa wilayah Indonesia seperti Batam, Medan, Pekanbaru, dan Pontianak, dan Palembang, dan Bangka Belitung. Perum LPPNPI berfungsi menyatukan empat penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan nasional agar tak saling tindih. Di antaranya, Unit Pelaksana Teknis Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan Bandar Udara Khusus. 

 

Banyaknya penyelenggara pelayanan navigasi itu membawa dampak yang buruk. Pertama, adanya perbedaan kualitas pelayanan dari setiap penyelenggara. Kedua, penyelenggaraan pelayanan navigasi menjadi tidak fokus karena tugas pokok para penyelenggara adalah menjalankan layanan bandar udara.


 

Baca "Komisi V" Lainnya
iotenergy
Selasa, 7 Mei 2013 10:10:00
Tergusur, Petahana DPR-DPD Pindah Jalur

Tergusur, Petahana DPR-DPD Pindah Jalur

MUKTAMAR Partai Persatuan Pembangunan (P...
Jum`at, 1 Maret 2013 17:25:46
Politik Blusukan dan Blusukan Politik

Politik Blusukan dan Blusukan Politik

  SUARA cempreng, ngotot dan ngeye...
Rabu, 2 Januari 2013 17:31:07
Ancang-ancang di 'Tahun Politik'

Ancang-ancang di 'Tahun Politik'

  TAHUN 2013 datang. Para anggot...
Sabtu, 1 Desember 2012 00:26:39
Akibat Pemerintah Mabuk Impor

Akibat Pemerintah Mabuk Impor

HATI Parman miris saat mengajak keluarga...
1234
Minggu, 12 Mei 2013 08:54:12
Rumus Penanganan Papua

Rumus Penanganan Papua

SEBUAH kantor kecil ternyata bisa ...
Selasa, 12 Februari 2013 16:52:48
Mengungkap Mafia Impor Daging

Mengungkap Mafia Impor Daging

PENANGKAPAN petinggi parpol terkait im...
Sabtu, 26 Januari 2013 09:27:37
Genosida Suku Bangsa Lewat Kurikulum 2013

Genosida Suku Bangsa Lewat Kurikulum 2013

      INDONESI...
Sabtu, 1 Desember 2012 11:50:31
RUU Perindustrian dan RUU Perdagangan, Memihak Siapa?

RUU Perindustrian dan RUU Perdagangan, Memihak Siapa?

PADA masa sidang mendatang, Komisi VI DP...
1234

Subsidi BBM selama ini tidak dinikmati oleh masyarakat miskin. Sebagian dinikmati oleh para penyelundup.

Achsanul Qosasi, anggota Fraksi Partai Demokrat
AGENDA KEGIATAN
Rabu, 19 Juni 2013
Raker Komisi III dengan Jaksa Agung
Rabu, 19 Juni 2013
Fit and Proper Test Calon Anggota BPK
Rabu, 19 Juni 2013
Rapat Intern Komisi XI DPR RI
pasta media
oiltanking.com
Ion Infra Energy
Aspirasi Publik
TV JurnalParlemen VideoCameraBeritaFoto

Pelantikan Dua Anggota DPR PAW

CursorTerpopuler

Demokrat kepada PKS: Pintu Tobat Masih Terbuka

Senayan – Pintu tobat masih terbuka bagi PKS. Partai Demokrat sebagai pemimpin partai koalisi pemerintah akan merangkul kembali PKS. Syaratnya, PKS mau beruba...